Cari Rumah Keluarga, Suparsa Ditemukan Gantung Diri

GANTUNG DIRI
GANTUNG DIRI : Tim kepolisian dari Polsek Sekotong melakukan evakuasi korban yang tewas diduga karena gantung diri. (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Warga Desa Sekotong Barat dihebohkan dengan penemuan mayat dalam posisi tergantung, Jumat (18/9). Aparat Polsek Sekotong langsung mendatangi  Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dusun Aiq Semin Desa Sekotong Barat  Kecamatan Sekotong.

Kapolsek Sekotong IPTU I Kadek Sumerta, mengatakan korban tewas diduga karena gantung diri.Dari hasil pemeriksaan awal diketahui identitas korban bernama I Ketut Suparsa, (44) laki-laki warga Gubuk Bali Dusun Ketirek Desa Jembatan Gantung Kecamatan  Lembar.”Dari keterangan awal saksi bahwa sebelumnya korban hendak berkunjung kerumah M. Saleh. Sekitar pukul 14.30 Wita  korban nyasar dan bertanya kepada salah seorang warga Dusun Aik Semin,” kata Kapolsek.

Warga langsung menghubungi keluarga korban yang hendak dituju. Korban diantar ke rumah Saleh, keluarganya itu.

Kapolsek menambahkan, Saleh terakhir bersama dengan korban sekitar pukul 17.00 Wita. Setelah itu korban tidak ditemukan.”Pada malam harinya Saleh berusaha mencari korban namun tidak bertemu, setelah pagi hari sekitar pukul 06.30 wita Jumat (18/9) Saleh mendengar warga ribut ada yang gantung diri.Setelah dicek ternyata korban tersebut adalah keluarganya,” jelasnya.

Tidak hanya pihak kepolisian, Kades juga mengecek kebenaran informasi, dan benar ada warga yang gantung diri. Menurut keterangan keluarga, sebelumnya korban sudah sering mencoba bunuh diri,  dan pernah masuk rumah sakit jiwa. Pihak keluarga sudah menerima kepergian korban.”Setelah di lakukan pemeriksaan oleh dokter Puskesmas Pelangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diduga korban murni gantung diri,” tegasnya.

Sesuai dengan hasil pemeriksaan, ditemukan  kondisi lidah korban dalam posisi terjulur dan tergigit, tangan mengepal, serta kelamin mengeluarkan sperma.(ami)