Camat Montong Gading Fokus Perbaiki Jalan

BLUSUKAN: Sebagai pejabat baru, Camat Montong Gading bersama Muspika seperti Kapolsek, Danpos, dan lainnya, aktif blusukan (turun lapangan) menemui masyarakat untuk silaturahmi, sekaligus serap aspirasi (IRWAN/RADAR LOMBOK)

SELONG–Baik buruknya akses jalan, dapat dikatakan merupakan salah satu tolok ukur majunya suatu daerah. Adanya jalan yang mulus, maka itu mengindikasikan bahwa perekonomian masyarakat berjalan lancar.

Namun berbeda dengan jalan di Kecamatan Montong Gading, meskipun jalanan di daerah ini adalah jalan menuju lokasi berbagai obyek wisata, tetapi masih banyak jalannya yang rusak.

“Karena itu, tahun 2017 ini saya akan fokus untuk membenahi jalan-jalan yang masih rusak itu. Sehingga perekonomian masyarakat bisa berjalan. Hal ini juga didasari bahwa Kecamatan Montong Gading merupakan jalan pariwisata,” kata Camat Montong Gading, Humaidi, Rabu (25/1).

Disampaikan, sejak dari tahun 2015 hingga tahun 2016, yang perlu dibenahi di Kecamatan Montong Gading yaitu penataan lingkungan, termasuk jalan. Karena perekonomian masyarakat akan berjalan baik, apabila jalan-jalan yang ada ini baik. Sehingga pada tahun 2017 ini jalan-jalan yang belum disentuh bisa diperbaiki.

[postingan number=3 tag=”jalan”]

Berdasarkan informasi yang diterima dari pemerintah daerah lanjutnya, pada tahun 2017 ini masing-masing kecamatan akan mendapatkan perbaikan jalan sebanyak 10 kilometer. Lewat program inilah Pemerintah Kecamatan akan mendorong kepada desa-desa yang belum pernah disentuh jalan-jalannya untuk diperbaiki.

“Mudah-mudahan dengan adanya informasi itu, kita bisa memperbaiki jalan jalan yang rusak, salah satunya jalan yang berada di perbatasan Lombok Tengah dengan Lombok Timur, tepatnya di Desa Jenggik Utara,” jelasnya.

Tidak hanya itu sambungnya, hal yang harus dilakukan saat ini adalah melanjutkan program Camat sebelumnya terkait dengan persoalan sampah. Ini dilakukan untuk mununtaskan program STBM yang sudah berjalan, sehingga kedepannya bukan hanya desa yang bersih, namun kecamatan juga harus bersih.

Hanya saja lanjut Camat yang baru menjabat tiga minggu ini, pihaknya masih harus banyak turun ke masyarakat untuk sosialisasi, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, baik itu para tokoh agama, pemuda, dan lainnya.

“Karena kami sadar, Camat tidak akan bisa bekerja sendirian kalau tidak dibantu oleh Muspika yang ada di kecamatan, termasuk masyarakat. Untuk itu sejak menjabat saya masih aktif blusukan,” pungkasnya. (cr-wan)