Bypass BIL-KEK Ditarget Rampung sebelum WSBK

PENGERJAAN: Inilah kondisi jalan bypass BIL-KEK Mandalika yang saat ini sedang tahap pengerjaan. (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah mengklaim proyek jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok- Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sudah mencapai 70 persen. Capaian pengerjaan jalan yang dihajatkan untuk mendukung event MotoGP ini untuk tahap jalur cepatnya.

Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya menyatakan, proyek bypass masih terus dikebut dan sedang tahap pengerjaan jalur cepat. Pengerjaan dilakukan secara simultan untuk menyelesaikan berbagai pengerjaan di proyek itu. “Untuk bypass sudah tersambung semua dan sampai saat ini progres untuk jalur cepatnya sudah 70 persen. Untuk bypass ini pekerjaannya misalkan tidak sistem selesai satu baru yang lain dikerjakan tapi secara simultan. Mana yang sudah sampai lapisan pondasi atas (LPA) maka itu yang langsung dihamparkan aspalnya,” ungkap Lalu Firman Wijaya kepada Radar Lombok.

BACA JUGA :  15 Pejabat Struktural Kemenag Loteng Dilantik

Artinya, semua dikerjakan secara simultan, seperti mana yang membutuhkan pengamanan talud, maka itu juga yang dikerjakan segera. Untuk pengaspalan dilakukan per segmen-segmen, artinya tidak langsung dilakukan pengaspalan secara keseluruhan. “Jadi awal September mendatang untuk lajur cepatnya harus selesai,” terangnya.

Firman menegaskan, jalur cepat atau jalur utama memang yang saat ini menjadi prioritas. Sementara untuk jalur lambat sampai dengan saat ini masih belum dilakukan pengaspalan. “Jadi tahap berikutnya baru dilakukan untuk jalur lambatnya, ini dikerjakan yang jalur utama dulu,” tambahnya.

Lebih jauh disampaikan bahwa kalau melihat dari kondisi pengerjaan yang ada saat ini, pihaknya optimis pengerjaan bypass ini bisa rampung tepat waktu. Terlebih pihaknya mengklaim jika pekerjaan-pekerjaan berat yang ada di proyek tersebut sudah bisa diselesaikan dan sudah terlampaui dari target. “Sekarang ini penghamparan sama pengamanan dinding penahan tanah saja dan setelah selesai september ini langsung bisa digunakan. Jadi sebelum event  World Superbike (WSBK) yang rencana dilaksanakan bulan November, maka bypass ini sudah bisa digunakan. Ini enam lajur kalau tidak salah dan sama persis dengan bypass dua yang ada di Lombok Barat,” terangnya.

BACA JUGA :  Petugas Gabungan Amankan Puluhan Motor dan Truk Hingga Sajam

Pihaknya menegaskan, bahwa bypass ini juga akan ditunjang dengan berbagai pendukung. Hal ini untuk mengantisispasi terjadinya genangan air yang menyebabkan terjadinya banjir. “Ada anterpas, saluran utilitas dan lainnya dan kita yakinkan di bawahnya tidak akan terjadi genangan karena sudah kita antisipasi,” tegasnya. (met)