Buron Setahun, Ketemu, Kaki Ditembak

PRAYA-Pelarian Sadip, 24 tahun, asal Dusun Buluk Rue Desa Pengengat Kecamatan Pujut, Lombok Tengah  terhenti Rabu malam (13/7).

Kaki kiri buronan pencurian dengan kekerasan (curas) ini terpaksa ditembak polisi setelah berusaha kabur dari sergapan. Sadip tercatat sebagai salah seorang pelaku curas pada 11 Desember 2014 berdasarkan LP: 84/XII/2014 NTB/Res Loteng/ Sek Pujut. Waktu itu, ia bersama lima rekannya inisial M, B, D, S dan D, warga Desa Pengengat beraksi di Dusun Wereng Desa Sukadana Pujut. Namun, kelima rekannya berhasil ditangkap pada 21 Oktober 2015 silam.

Nah, hanya Sadip yang belum ditemukan hingga akhirnya persembunyiannya tercium polisi saat ia berada di rumahnya. Polisi langsung menyergap tapi ia berusaha lari hingga akhirnya dilumpuhkan. ‘’Tersangka ini berusaha lari hingga akhirnya dilumpuhkan anggota,’’ beber Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya, kemarin (14/7).

BACA JUGA :  Buronan Maling Ternak Sadis Asal Lombok Tengah Ditembak

Selain itu, polisi juga berhasil meringkus penadah yang menjadi buronan selama ini. Yakni Suriati, 34 tahun, warga Dusun Repok Nyerot Desa Nyerot Kecamatan Jonggat. Suriati ditangkap di rumahnya karena terlibat dengan pencurian Sahdan alias Gedang, 56 tahun, warga setempat.

Suriati terlibat 480 sepeda motor dan 4 unit mobil. Termasuk salah satunya pencurian mobil pikap Mutsubishi L300 di Masbagik Lombok Timur. Dari tangan Suriati, polisi berhasil menyita 5 unit sepeda motor berbagai jenis.  ‘’Selain itu, tersangka juga telah berhasil menjual 18 unit motor curian selama ini,’’ tambah Arjuna.

Dengan penangkapan sejumlah pelaku dan DPO kejahatan ini, Arjuna berharap bisa meminimalisir angka kejahatan. Terutama saat polisi harus mengambil keputusan menembak mati para penjahat yang berusaha lari dan melawan petugas. ‘’Kita berharap dari tindakan kita ini angka kejahatan berkurang,’’ imbuhnya. (jay/lpg)