Bupati Silaturahmi dengan Tokoh Agama

SILATURAHMI: Bupati Lotim, Ali BD saat melakukan silaturrahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat Lotim di Pendopo Bupati, Rabu (24/5) (GAZALIE/RADAR LOMBOK)

SELONG—Bupati Lombok Timur (Lotim), Ali BD melakukan pertemuan dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Lotim, Rabu (24/5). Pertemuan ini sebagai bagian dari silaturahmi Ali BD, yang berlangsung di Pendopo Bupati.

Mereka yang hadir diantaranya sejumlah tokoh agama seperti Pimpinan Ponpes Maraqittalimmat, TGH. Hazmi Hamzar, dan sejumlah Tuan Guru dan tokoh masyarakat lainnya. Selain itu hadir juga Dirmas Polda NTB, Kapolres Lotim, AKBP. Wingky Adhityo Kusumo, Dandim 1615 Lotim, Letkol Inf. Musthofa, dan kalangan DPRD setempat.

Dalam sambutan, TGH. Hazmi Hamzar mengatakan, sebagai muslim diingatkan supaya tidak saling memecah belah. Apalagi sampai saling mengkafirkan antar sesama muslim. “Jika ada perbedaaan, sebaiknya untuk saling menghormati supaya semuanya bisa menjalankan ajaran Islam dengan baik,” harapnya.

Sementara Bupati Lotim, Ali BD menyampaikan, bahwa silaturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat tujuannya tak lain menyikapi kondisi daerah, terutama Lotim agar semakin kuat. Bahkan Lotim akan menjadi hebat katanya, apabila tokoh masyarakat dan unsur lainnya bisa mengatasi sejumlah persoalan yang ada di daerahnya sendiri.

“Seperti berbagai kejadian beberapa tahun lalu di salah satu organisasi. Jangan sampai kejadian itu terulang kembali, karena itu akan menodai persatuan yang ada di Lotim,” pesannya.

Semua pihak tanpa terkeculai diajak untuk menjaga keamanan dan persatuan dan kessatuan di daerah ini, supaya jangan sampai terjadi pecah belah ditengah masyarakat. Karena saat ini negara sangat membutuhkan tokoh untuk menjaga keutuhan NKRI. Sehingga jangan sampai ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang berusaha memecah belah. Terlebih Lotim menjadi inspirasi bagi daerah lain, khususnya dalam bidang agama.

Selanjutnya Dir Binmas Polda NTB, Kombes Pol Benny, berharap supaya wilayah tidak ada terjadi kekerasan yang ekstrim seperti di Bima tempat sebelumnya dia bertugas. Karenanya peran dari Babinmas yang ditugaskan di setiap desa perlu dimaksimalkan, agar Kantibmas di setiap wilayah bisa tetap terjaga. “Untuk kedepan Polda akan lebih memperbanyak kegiatan demi NKRI dari ancaman luar maupun dari dalam,” sebutnya.

Untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas, Polda NTB sendiri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar yang merupakan anggaran kontijensi. Namun anggaran itu masih utuh dan belum sepenuhnya digunakan. Ini berarti bahwa wilayah NTB masih aman dan kondusif. “Kita berharap para tokoh masyarakat dapat membantu Polri sesuai peran dan tugas masing-masing,” harapnya. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid