Bupati Puji Sistem Belajar Mengajar Pesantren

BATU PERTAMA : Peletakan batu pertama pembangunan asrama santri Pondok Pesantren Darul Mustafa Desa Keru Kecamatan Narmada oleh Bupati H. Fauzan Khalid kemarin. (Humas for Radar Lombok)

GIRI MENANG – Bupati H. Fauzan Khalid memuji sistem belajar mengajar yang diterapkan oleh pondok pesantren dalam rangka mencetak generasi. Di pesantren, siswa tidak hanya diajarkan ilmu-ilmu akhirat, melainkan juga ilmu-ilmu yang mengajarkan kecakapan hidup.

Pujian disampaikan Fauzan saat hadir meletakkan batu pertama pembangunan asrama santri Ponpes Darul Mustapa di Dusun Repok Atas, Desa Keru, Kecamatan Narmada, Senin (16/1). “ Pesantren terbukti berhasil mencetak kader ummat kader bangsa,” ungkapnya.

[postingan number=1 tag=”pesantren”]

Pada kesempatan ini ia meminta para santri untuk terus menerus belajar. Santri tidak boleh puas dengan ilmu yang didapat saat ini. Asrama menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan belajar bagi santri selama 24 jam. Jumlah santri pondok pesantren ini saat ini berjumlah 550 orang dan terus meningkat setiap tahun. Saat datang, bupati disambut oleh TGH. Syahri Ramadhan selaku Pimpinan Ponpes.(git)