Bupati Puas dengan Pembangunan Kantor

HAMPIR TUNTAS: Progres Kantor Bupati KLU per 8 November 2022 (DERY HARJAN/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) hampir rampung. Progresnya sudah 93 persen.

Kepala Dinas PUPR KLU Kahar Rizal mengatakan, terkait dengan progres proyek senilai Rp 42,19 miliar ini, Bupati Djohan Sjamsu mengaku puas. “Saat Bapak (Bupati) melakukan pengecekan kemarin kesannya positif. Bapak mengaku puas dengan hasilnya,” ujar Kahar, Selasa (8/11).

Saat ini kata Kahar, pengerjaan dalam tahap finishing. Fokus di lanskap. Paling lambat selesai awal Desember nanti. “Pekerjaan yang berat-berat sudah tidak ada. Makanya kita yakin selesai tepat waktu. Bahkan bisa lebih awal,” ucapnya.

Untuk pembayaran saat ini baru pengajuan untuk termin V, sekitar Rp 6 miliar. Kahar optimistis pembayaran bisa tuntas tahun ini hingga termin VII kepada kontraktor dalam hal ini PT Damai Indah Utama. “Kita yakin bisa terbayar sampai termin VII,” ucapnya.

Baca Juga :  Global Hub Tetap Dipertahakan pada Revisi RTRW, DPMPTSP NTB: Investor Masih Penjajakan

Adapun pada 2023 nanti, pembangunan akan berlanjut untuk beberapa kantor OPD. Di antaranya Kantor Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM, Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kesbangpol dan Dinas Kominfo. “Rencananya itu kantornya akan dibangun di dekat kantor bupati,” ujarnya, Selasa (8/11).

Terkait konsep bangunan, Kahar Rizal belum bisa memastikan. Namun yang jelas bangunan kantornya terpisah, tetapi dalam satu kompleks. Semua bangunan tersebut satu lantai. “Itu menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Maraknya Vila di Pegunungan Diduga Jadi Penyebab Banjir

Pada 2023, Dinas PUPR KLU mendapatkan anggaran sekitar Rp 140-an  miliar dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD. “Nilainya hampir sama dengan tahun 2022 ini,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut sekitar berapa yang akan dialokasikan untuk membangun kantor OPD, Kahar Rizal belum bisa memastikan. Sebab APBD 2023 sampai saat ini belum disahkan. “Kita lihat saja nanti,” ucapnya. (der)

Komentar Anda