Bupati Loteng Resmi Buka Lomba Paralayang Dunia

PRAYA—Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM. Suhaili FT, SH, MM, Jumat kemarin (5/8), resmi membuka lomba kejuaraan Paralayang tingkat internasional yang dipusatkan di Pantai Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Loteng. Hadir dalam acara tersebut, Danlanud Rembiga, Direktur AP, Dandim 1620 WB, dan semua SKPD lingkup Kabupaten Loteng.

Dalam sambutan, Bupati Loteng, HM. Suhaili mengaku bangga dengan ditunjuknya wilayah Loteng sebagai lokasi lomba paralayang dunia ini. Dengan dipusatkannya lomba ini, tentunya ini akan menambah catatan bagi Loteng. Bahwa Loteng sudah siap menghelat pelaksanaan berbagai even lomba olahraga, baik nasional maupun internasional.

"Alhamdulillah dengan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat, pemerintah pusat dan dunia telah memilih Loteng sebagai tempat dipusatkannya kegiatan, termasuk lomba paralayang ini,” kata Suhaili.

Untuk lomba paralayang tentunya menjadi kebanggaan tersendiri. Artinya, tidak mungkin lomba ini dilaksanakan di Loteng, jika tidak dinilai oleh panitia, lokasi perlombaan memiliki pesona keindahan, cantik dan tentunya sangat cocok untuk melaksanakan lomba dirgantara ini.

Dijelaskan, berbagai pontensi alam dan karunia Allah SWT yang ada di Loteng ini dapat dijadikan sebagai tempat berbagai kegiatan. Salah satunya kegiatan yang dilaksanakan hari ini, adalah kejuaran Lomba Paralayang Tingkat Internasional.

Kegiatan ini juga merupakan wahana dan magnet untuk menarik minat wisatawan terus berkujung menikmati keindahan dan kecantikan alam yang ada di Loteng. Pun kejuaran ini juga selaras dengan fokus pembangunan Pemerintah Kabupaten Loteng, yakni di bidang pariwisata. "Ini merupakan peluang untuk kemajuan pariwisata di Loteng, dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Ditambahkan, akhir-akhir ini para pengusaha, investor dan para tourist (wisatawan) telah mulai tertarik dengan keindahan alam dan kekayaan yang di miliki Loteng. Tumbuhnya kepercayaan dari pemerintah, investor dan para wisatawan, pihaknya berharap masyarakat bisa menjaganya.

“Minimal masyarakat bisa menciptakan rasa keamanan. Sebab, seringkali dibeberapa media masa para touris melaporkan menjadi tindak kejahatan yang dilakukan masyarakat,” bebernya seraya berharap, kedepan tidak ada lagi aksi kriminalitas yang terjadi, sehingga dapat menurunkan kepercayaan dunia terhadap daerah sendiri (Loteng). (cr-ap/adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid