Bupati Lantik 15 Kades Terpilih

DILANTIK: Bupati HM Suhaili FT melantik 15 kades terpilih pada kegiatan Rahman Rahim Day (R2D) di Masjid Agung Praya, kemarin.

PRAYA—Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT melantik 15 kepala desa terpilih di halaman Masjid Agung Praya, kemarin (11/10).

Mereka adalah Kepala Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara, H Maknun 1.316, Kades Desa  Selebung Kecamatan Batukliang,  Agus Kusumahadi, Kades Kerembong Kecamatan Janapria,  Suhirmayadi, Kades Loang Maka Kecamatan Janapria,  Masrijono, Kades Montong Terep Kecamatan Praya, H Abdul Majid, Kades Pejanggik Kecamatan Praya Tengah, Nursilah, Kades Kopang Rembiga Kecamatan Kopang, Widianto, Kades Selong Belanak Kecamatan Praya Barat, Lalu Yahya, Kades Pandan Indah Kecamatan Praya Barat Daya, Anhar, Kades Batujangkih Kecamatan Praya Barat Daya, Sentum, Kades Teduh Kecamatan Praya Barat Daya, Jumadil Awal, Kades Ranggagata Kecamatan Praya Barat Daya Muhamad Haikal, Kades Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya, Enduddin, dan Kades Puyung Kecamatan Jonggat, Lalu Edit Rahadian, dan Kades Presak Kecamatan Batukliang, Fahirudin.

Bupati HM Suhaili FT dalam sambutannya berujar, agar semua kepala desa menjaga amanah yang telah dititipkan rakyat. Jangan sampai amanah itu disalahgunakan dalam memberikan pelayanan kepada rakyat. Untuk itu, kades harus bisa menjalankan amanat undang-undang dalam memberikan pelayanan kepada rakyat.

Terlebih, akhir-akhir ini banyak persoalan yang menyeret kepala desa pada persoalan hukum. Semua itu menjadi pembelajaran bagi semua kades untuk transparan dalam mengelola anggaran desa. ‘’Silakan Anda-Anda ini berkontribusi untuk masyarakat,’’ serunya.

Bupati juga menyinggung, dilantiknya kepala desa di hadapan ribuan anak yatim kali ini untuk menegaskan tentang amanah kepada semua kepala desa. Termasuk amanah tentang kewajiban perangkat desa terutama kepala desa untuk melindungi dan mengayomi anak yatim. “Jangan sampai setelah Anda duduk di kursi pimpinan, Anda justru lupa kalau ada anak yatim dan orang miskin yang harus diayomi,” pesannya.

Sedianya pelantikan ini akan dilaksanakan pada 21 Desember mendatang. Tetapi, pelantikan ini kemudian dimajukan dua bulan lebih awal atas kebijakan bupati. Pelantikan ini juga diseting dalam momentum Rahman Rahim Day (R2D) dan disakasikan ribuan anak yatim.

Hal ini diakui Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Lombok Tengah, Jalaludin, dimajukannya pelantikan kades terpilih setelah mendapatkan rekomendasi bupati. Sebab, bupati sendiri menilai tidak ada alasan penundaan pelantikan tersebut.

Jika pun ada materi gugatan warga dua desa yang keberatan, dianggap tidak memenuhi syarat untuk sengketa. “Kan sudah tidak ada masalah itu, buktinya Bupati keluarkan rekomendasi,” tegas Jalaludin.

Sekretaris Badan Pemberdayaan Maysarakat Desa (BMPD) Lombok Tengah ini juga menegaskan, gugatan pilkades kedua desa tersebut (Montong Terep dan Puyung) tidak ada masalah. Gugatan itu tidak bisa menghalangi proses pelantikan kades terpilih.

Jika ada masyarakat yang masih keberatan, mereka dipersilakan untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Kalau ada yang masih keberatan, silakan langsung ke PTUN saja,” tandasnya.

Penegasan sama disampaikan Sekda Lombok Tengah, H Nursiah, semua kades yang dilantik ini sudah dianggap layak. Baik berdasarkan hasil pemilihan tanggal 22 maupun 29 September. ‘’Kalau masih bermasalah, Bupati tidak mungkin mengeluarkan SK tanpa perhitungan yang jelas. Apalagi, masalah ini menyangkut masalah pembangunan di tingkat desa yang sangat krusial,’’ ujarnya.

Ditambahkan mantan Asisten III ini, dimajukannya pelantikan ini murni atas inisiatif bupati. Sedianya, pelantikan memang akan dilakukan pada 21 Desember mendatang. Tetapi, dengan alasan efektivitas dan efisiensi anggaran, maka pelantikan ini dimajukan sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan R2D. ‘’Penghematan anggaran ini bisa dimanfaatkan kemudian untuk hal-hal lain yang bermanfaat,’’ tandasnya. (dal/fiq/lpg)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid