Bupati Kunjungi Nagita Slavina di RSUD KLU

DIKUNJUNGI BUPATI: Bupati KLU, Djohan Sjamsu dan Ketua TP PKK KLU, Galuh Nurdiyah didampingi Direktur RSUD KLU, dr Syamsul Hidayat mengunjungi pasien Balita yang luka bakar akibat tersiram minyak panas. (IST FOR RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Bupati Lombok Utara, Djohan Sjamsu didampingi Ketua TP PKK Lombok Utara, Galuh Nurdiyah mengunjungi pasien Balita bernama Nagita Slavina, 15 bulan yang sedang dirawat intensif di RSUD KLU, Selasa (23/3).

Balita perempuan yang beralamat di Dusun Lembah Berora, Desa Selengen, Kecamatan Kayangan itu tersiram minyak panas di dapur pada saat ibunya sedang memasak. Untuk itu, pihak RSUD KLU diminta agar tetap melakukan pelayanan maksimal terhadap masyarakat.

“Kami apresiasi kepada pihak RSUD yang sudah cepat tanggap menangani pasien Balita yang terkena minyak panas ini. Harus diberikan pelayanan intensif sehingga dapat pulih kembali,” ucap Bupati yang didampingi oleh Direktur RSUD KLU, dr Syamsul Hidayat dan jajarannya.

Bupati dan Ketua TP PKK juga menyampaikan tetap bersabar dan semangat kepada orang tua Balita, agar tetap merawat anaknya dengan baik, dan tidak terulang kembali seperti sekarang ini. Karena anak itu sangat berarti dalam kehidupan rumah tangga, dan akan menjadi generasi untuk masa mendatang. “Semoga tetap tabah dan sabar serta cepat pulih. Tetap berhati-hati ketika ibu memasak, tetap awasi anaknya,” pesan Djohan.

Bupati juga menyarankan kepada pihak RSUD agar tidak mempersulit dalam hal administrasi, karena pemerintah daerah harus terjun dan memberikan rekomendasi melalui Dinas Kesehatan. Terlebih kondisi orang tua dari Balita bekerja sebagai buruh.

“Untuk administrasi sudah diselesaikan, tidak perlu dipikirkan. Terpenting sekarang anak ini supaya cepat pulih, sehingga kembali bermain seperti semula. Ingat maksimalkan pelayanan kepada anak dan tingkatkan pelayanan di RSUD,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSUD KLU, dr Syamsul Hidayat mengatakan, apa yang menjadi imbauan dari pimpinan daerah untuk melayani anak tersebut dengan maksimal, sehingga dapat pulih kembali. Pihaknya sudah merawat anak itu sejak tanggal 16 Maret, sejak baru kejadian.

Saat ini kondisinya sudah mulai membaik, namun belum diperbolehkan pulang, dan masih dirawat dulu di RSUD supaya tetap dikontrol. “Pasien Balita mengalami luka bakar, sehingga sudah dioperasi kulitnya, sekarang masih diperban, mudah-mudahan cepat pulih,” katanya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaKasus Pasar Sambelia, Jaksa Ajukan Banding
Berita berikutnyaPersentase Kematian Covid-19 di Mataram di Atas Nasional