Bupati Diingatkan Tidak Ganggu Investor

ARAHAN : Kapolda NTB Brigjenpol Drs Firli MSi memberikan arahan kepada pemerintah daerah untuk memberikan keamanan dan kenyamaman terhadap para investor untuk berinvetasi terhadap pengembangan perekonomian pada sektor pariwisata (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Kabupaten Lombok Utara dianggap memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan perekonomian di sektor pariwisata.

Sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) terbesar ini maka harus dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap para pelaku wisata maupun penikmat pariwisata.  “Untuk itu, setiap investor yang datang berinvestasi di daerah harus didukung dengan kemudahan dan tidak adanya gangguan apapun,” ujar Kapolda NTB Brigjenpol Drs Firli MSi saat bersilaturahim ke Pemkab Lombok Utara, Selasa (14/3).

Berdasarkan analisis, potensi Lombok Utara dalam membangun perekonomian cukup terbuka. Sehingga pemerintah daerah disarankan tetap fokus terhadap pengembangan potensi pariwisata. Meski Lombok Utara ini baru berusia 8 tahun sudah banyak prestasi yang sudah ditunjukkan. Ia yakin bahwa angka kemiskinan di Lombok Utara bakal semakin berkurang secara perlahan. “Pak bupati masih empat tahun lagi menjabat, angka kemiskinan terus digarap. 2 persen saja dikurangi setiap tahun, selama 4 tahun akan berkurang 8 persen,” katanya.

[postingan number=3 tag=”investor”]

Potensi di segala bidang itu ada di Lombok Utara. Bahkan Lombol Utara ini memiliki lahan untuk ditambang. Artinya, semua potensi untuk bisa digarap itu ada di Lombok Utara. Yang terpenting adalah investor itu jangan diganggu. “Kalau mereka datang, turis juga tidak diganggu maka pastilah roda ekonomi akan berjalan. Yang penting kita welcome dengan kedatangan para investor ini maka perekonomian usaha akan tumbuh. Imbasnya kesejahteraan rakyat akan terjamin,” tegasnya.

Dengan adanya potensi pariwisata ini, maka masyarakat harus diberikan pengetahuan mengenai pertanian, turis, menjaga lingkungan hidup, kembali ke iman. Baru selanjutnya bisa melihat potensi dan meningkatkan kemampuan masyarakat. Pengembangan pariwisata harus didukung dengan kenyamana dan keamanan daerah.

Jika melihat dari data kasus, Kabupaten Lombok Utara termasuk daerah aman karena tidak ada konflik sehingga pihaknya akan meningkatkan aktivitas Polres Lombok Utara. Untuk pembangunan Mapolres sudah ada lahan seluas 2,5 hektar dari kebutuhan 4 hektar. Pembangunan Mapolres bersama rumah dinas kapolres dan waka polres termasuk penambahan sarpas akan satu paket pada tahun ini. “Kami mencatat angka kejahatan paling rendah. Mungkin rendahnya kriminilitas ini karena faktor kesejahteraan masyarakat. Sebab setiap pelaku yang tertangkap bukan warga daerah ini, namun dari daerah lain seperti warga Lombok Tengah dan Lombok Barat,” ungkapnya.

Aksi kriminilitas di Lombok Utara lebih banyak pencurian hewan ternak dengan berbagai modus. Adanya yang mencuri hewan ternak kemudian dipotong diperjalan dan langsung dijual, ada juga yang menggiring hewan curian ke pantai untuk dinaikan kendaraan. Untuk itulah, ia meminta jajaran Polres dan Polsek meningkatkan patroli terutama pada malam hari di jalur-jalur yang dilalui para pelaku.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar mengatakan pertumbuhan ekonomi masyarakat Lombok utara didorong oleh beberapa sektor. Selain membuka diri terhadap investasi juga karena faktor kenyamanan Lombok Utara yang sudah mendapat predikat daerah dengan angka kriminalitas terendah di NTB. Meski angka kemiskinan masih tinggi namun angka pengangguran terendah di NTB. “Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang terus menciptakan rasa kenyamanan di daerah ini. Lebih-lebih keberadaan Polres Lombok Utara semakin memberikan rasa aman bagi masyarakat Lombok Utara,” tandasnya.

Untuk pembangunan Mapolres Lombok Utara. Pemerintah Daerah sangat mendukung dengan menyiapkan lahan demi mendukung pengembangan sektor pariwisata di Lombok Utara. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid