Bupati Canangkan BBGRM ke-24 dan HKG PKK ke-45

DICANANGKAN : Bupati Najmul Akhyar didampingi Wakil Bupati Sarifudin disaksikan Sekda H. Suardi, Kepala DP2KBPMD H. Kholid, Kapolres AKBP Rifai memukul gong dan melepas burung merpati sebagai tanda telah dicanangkan BBGRM dan HKG PKK (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar membuka secara resmi pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XIV dan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-45 tahun ini di lapangan umum Tioq Tata Tunaq Tanjung, Selasa (2/5).

Dalam momentum ini diharapkan bisa meningkatkan kepeduliaan dan peran aktif masyarakat atas dasar semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan guna penguatan integritas sosial untuk mencapai masyarakat Lombok Utara yang adil, sejahtera dan berbudaya. “Kegiatan-kegiatan BBGRM dan HKG PKK ini secara nyata diwujudkan dalam bentuk program kegiatan yang bersentuhan langsung dengan langkah pengentasan kemiskinan atau penurunan angka kemiskinan masyarakat dengan cara membantu warga yang kurang mampu dari sisi ekonomi sehingga dapat terpenuhi kebutuhan dasar seperti kebutuhan papan rumah yang layak pakai,” ucap Bupati pada saat menyampaikan sambutan.

Oleh karenanya, mengatasi masalah tersebut, pemerintah Lombok Utara mengikhtiarkan pemenuhan kebutuhan kepemilikan dasar (rumah) bagi warga yang hingga kini masih tergolong menghuni rumah tidak layak huni. Melalui program Jubah yang diinisiasi pemerintah daerah dengan dukungan berbagai pihak guna memenuhi hak sosial dasar warga. “Untuk diketahui, gerakan Jubah ini telah kita launching pertama kali di Dusun Pansor Lauk Desa Persiapan Pensor Kecamatan Kayangan pada 28 April lalu,” ungkapnya.

Dari kegiatan BBGRM dan HKG PKK ini diharapkan bisa menanamkan nilai gotong royong. Adapun sasaran dari kegiatan ini yakni meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah daerah, dan meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab atas hasil-hasil pembangunan. Selain itu, bidang kegiatan BBGRM ini antara lain bidang kemasyarakatan seperti penguatan sistem keamanan lingkungan, bidang ekonomi pada penguatan peranan koperasi guna mendukung siklus ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM melalui wirausaha dan kelembagaan BUMDes Mart, bidang sosial dan agama berupa penyuluhan dan pelayanan kesehatan missal, pemeliharaan sarana kesehatan dan pertemuan organisasi kepemudaan.

Selanjutnya, bidang lingkungan seperti pembangunan sarana prasarana air bersih, kebersihan dan penyehatan lingkungan pemukiman, konservasi lingkungan dan lainnya. “Marilah kita bersama-sama membangun penuh keikhlasan dan pengorbanan serta pengabdian yang tulus,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP2KBPMD) Lombok Utara H. Kholidi Halil menerangkan, pada awal bulan ini sudah dilakukan pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 45. Dalam momen ini diharapkan sebulan penuh ini bisa membangkitkan semangat gotong royong yang ada di kabupaten Lombok Utara.

Yang terpenting juga dikaitkan dengan program yang dicanangkan bupati yakni jumat bedah rumah (Jubah). Mudah-mudahan nanti akan mencoba bersinergikan antara program BBGRM dengan program Jubah yang akan dilaksanakan pada jumat depan berlokasi di Desa Singgar Penjalin Kecamatan Tanjung. Kemudian, pihaknya juga berharap program Jubah ini disambut baik rekan-rekan desa sesuai perbup penggunaan dana desa dan alokasi dana desa antara lain memberikan keluasaan kepada desa untuk menganggarkan program bedah rumah dengan masing-masing desa 10 unit rumah. “Nanti kita inventarisis mana-mana desa yang melakukan program bedah rumah manakala anggarannya ada maka kita akan sinergikan dengan lembaga-lembaga yang dilaksanakan secara gotong royong,” harapnya.

Di samping itu, melalui HKG PKK pihaknya akan mencoba semangat masyarakat dalam mendukung di masing-masing kecamatan. Akan dimulai dari lembaga-lembaga pemerintah, sehingga diharapkan masyarakat bisa mengikutinya. Apakah nanti menyiapkan kotak-kotak amal di masing-masing tempat khusus atau cara lainnya. “Kita ingin menyebarluaskan kegiatan Jubah melalui BBGRM ini,” terangnya.

Kegiatan BBGRM ini akan berlangsung sebulan penuh di semua desa yang ada di lima kecamatan. Untuk sasaran gotong royong bisa seperti membersihkan tempat ibadah, bedah rumah, dan kegiatan lainnya yang bisa dilaksanakan secara bersama-sama. “Nanti di kecamatan akan menyusun jadwal dimana kegiatan gotong royong di desa,” pungkasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid