Bupati Ajak Warga Perkuat Budaya Menanam

PENYERAHAN BIBIT: Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri saat menyerahkan secara simbolis cabai polibag pada Kelompok Tani Wanita (SYARIF/RADAR TAMBORA)

BIMA—Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri mengajak warga untuk memperkuat budaya menanam. Terutama memanfaatkan lahan pekarangan rumah dengan menanam tanaman yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Ini disampaikannya saat menyerahkan bantuan secara simbolis pada pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa dan PKK Kecamatan di PPLK Desa Tumpu, Sabtu (15/7).

Bupati yang akrab disapa Dae Dinda ini menyampaikan, program tanaman cabe polibag merupakan salah satu pendukung ekonomi keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan penanaman.

“Menanam tidak meski membuka lahan baru. Tapi mampu memanfaatkan lahan yang sudah tersedia di sekitar kita,” ujarnya.

Dia berharap, adanya program kementerian pertanian ini, pemenuhan cabai setiap daerah bisa teratasi. Diakui, persoalan cabe ini sangat terbatas pada musim-musim tertentu. Selain kurang, juga mempengaruhi peningkatan harga hingga berdampak pada ekonomi masyarakat.

“Kita inginkan bantuan ini benar-benar dimanfaatkan. Dalam meningkatkan ekonomi keluarga,” harapnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Ir Rendra Farid menyampaikan, bantuan cabe polibag yang akan dikucurkan tahun 2017 ini sebanyak 36000 pohon. Bantuan tersebut bersumber dari pemerintah pusat dengan anggaran Rp 60 juta.

Kata dia, program ini merupakan awal bidang holtikultura sebagai komitmen kementerian pertanian dalam menjawab tingkat inflasi. Sebab kebutuhan akan cabe cukup tinggi setiap tahunnya.

“Saya harap ini benar-benar dimanfaatkan. Apalagi tanaman cabe ini sangat mudah tumbuh dan meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Selain cabe, tahun 2018 mendatang pada bidang Holtikulura akan dicanangkan program bawang putih. Bantuan tersebut akan disalurkan untuk Kecamatan Lambitu, Tambora, Donggo dan Wawo.

“Bantuan tersebut bersumber dari pemerintah pusat. InsyaAllah Kabupaten Bima mendapat jatah 1000 hektare,” tuturnya. (sya)