Bulog Ganti Beras Kuning Berkutu

BULOG
BULOG

PRAYA– Belum lama ini, pencairan Beras Kesejahteraan (Rastra) bagi masyarakat miskin ditolak masyarakat. Pasalnya beras yang di distribusikan pihak Bulog, banyak yang rusak dan berkutu, sehingga tidak layak makan.

Terhadap hal itu kepala Bulog Semayan Kecamatan Praya Lombok Tengah (Loteng) Mamiq Adi mengakui, dari sekian ribu ton yang didistribusikan ada yang menolak dan beras itu sudah dikembalikan. “Saya tidak akan tutupi, kalau ada penerima yang menolak rastra, ternyata setelah dibuka ada banyak kutu namun kutu itu sudah mati,” bebernya, Rabu kemarin (7/6).

Tidak diterimanya beras tersebut, itu sejumlah 15 sak atau karung, namun beras tersebut sudah diganti dan dibagikan kepada masyarakat yang menolak. “Kita sudah ganti beras itu, kalau tidak salah jumlahnya 15 karung atau pis, namun saya lupa desa mana yang mengembalikan itu,” sebutnya.

Dikatakan, sampai saat ini ketersediaan beras yang ditampung dibulog sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, di mana kurang lebih sekitar 5000 ton kapasitas gudang, dan beras tersebut didistribusikan, terhadap masyarakat yang tidak mampu, sesuai dengan data yang diterima dari Dinas Sosial. “Kami di Bulog hanya sebatas mendistribusikan, berapa jumlah data penerima itu urusan dinas sosial, hanya saja ketersediaan beras untuk masyarakat Loteng, terjamin, apalagi dibulan puasa ini,” akunya.

Disebutkan, untuk perbulannya saja, jumlah ton yang dikeluarkan Bulog sebanyak 1400 ton, jumlah pendistribusian dimasing masing kecamatan itu berbeda beda, misalnya saja di Kecamatan Praya Timur. Desa terbanyak yang menerima Rastra sada di Desa Semoyang. “Untuk Praya Timur saja sebulan kita keluarkan 103 Ton, dan Desa Semoyang paling banyak yang mendapatkan,” ujarnya.

Adi menambahkan, di Loteng jumlah Bulog ada 3 yakni Bulog Sengkol Kecamatan Pujut, Ubung Kecamatan Jonggat dan Semayan Kecamatan Praya. Masing masing bulog memiliki lokasi masing masing. Sedangkan untuk bulog Semayan, bagiannya di Kecamatan Praya Timur, Janapria, Praya Tengah Praya dan sejumlah Kecamatan lainnya.  (cr-ap)

BACA JUGA :  Bulog Kembali Pasok 1000 Ton Gula Pasir