MATARAM– Johana Charoline perempuan asal Finlandia gagal dideportasi.
Johana kembali berbuat ulah di Bandara Internasioanal Lombok (BIL) saat hendak dideportasi beberapa waktu lalu. Kasi Pengawas dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas I Mataram R Agung Wibowo saat dikonfirmasi mengatakan, saat di chek in di bandara Johana kembali membuat ulah. Johana tiba-tiba mengamuk dan berteriak sehingga pihak maskapai keberatan untuk membawanya pulang ke negaranya.
Tidak berselang lama pihak imigrasi pun membawa Johana kembali ke kantor imigrasi. Keesokan harinya Johana kemudian diantar ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB untuk menjalani sejumlah pemeriksaan kejiwaan.
“Kita bawa ke RSJ karena dia berulah lagi, dia teriak-teriak di bandara,”jelasnya kemarin.
Ditambahkan Agung, sebelumnya pihaknya telah meminta keluarga Johanna melalui kedutaan besar besar Finlandia di Indonesia untuk memonitor ke rumah sakit. Namun, hingga kini belum ada respon dari pihak keluarga Johana maupun pihak kedutaan.
Sebelumnya Caroline yang awalnya menyewa kamar di Motel Langko 48 tiba-tiba keluar dari kamarnya dia bertingkah seperti orang gila. Dia menjadi tontonan warga sekitar.
Warga yang menegurnya sempat digoda. Menggunakan pakaian tipis dan terbuka, Caroline melambaikan senyumnya pada setiap warga yang menyaksikannya.
Beberapa anggota polisi dari Polres Mataram kemudian mencoba membujuknya kembali ke tempat penginapan namun ia tidak mau. Polisi lalu berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengamankan perempuan ini. (cr-mi)