Buka Seratus Formasi, Unram Seleksi Pegawai Tetap BLU

SELEKSI : Universitas Mataram (Unram) melaksanakan seleksi internal pegawai tetap Badan Layanan Umum (BLU).(ist)

MATARAM– Universitas Mataram (Unram) melaksanakan seleksi internal pegawai tetap Badan Layanan Umum (BLU).

Seleksi pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) ini sesuai dengan surat nomor 3861/UN18.2/KP/2020 tentang Pelaksanaan Seleksi yang berlangsung mulai tanggal 9-14 November. Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Unram Prof Dr Kurniawan, SH,MHum mengatakan pihaknya sedang melaksanakan seleksi pegawai di lingkungan kampus. Seleksi ini mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Sebab pada tahun 2023 mendatang,tidak ada lagi pegawai yang berstatus kontrak.“Kita punya waktu transisi 5 tahun tidak ada status tenaga kontrak (lagi), sehingga nanti pada tahun 2023 semua tenaga kontrak itu dialihkan menjadi P3K,’’ terangnya.

Ketentuan mengenai pengangkatan pegawai tetap BLU ini merupakan lanjutan dari pelarangan terhadap pejabat pemerintah untuk mengangkat tenaga honorer menjadi ASN. Hal tersebut diatur dalam Pasal 96 PP Nomor 49 Tahun 2018 yang memuat larangan bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) termasuk pejabat lainnya mengangkat pegawai non-PNS dan ataupun non-PPPK untuk mengisi jabatan ASN. ‘’Mulai dari 28 November 2018 tidak ada lagi pegawai yang berstatus kontrak. Jadi nanti semuanya berstatus P3K kemudian PNS. Kita di Unram ini kan kontrak, makanya kita melakukan rekrutmen menjadi (pegawai tetap) BLU sampai tahun 2023,’’ jelasnya.

Dijelaskan, Unram sendiri saat ini mempunyai tenaga kontrak 1.100 orang termasuk di rumah sakit Unram. Praktis, tenaga ada PNS baru di Unram selain dosen.
‘’Sampai saat ini khusus untuk tenaga kepegawain di Unram tidak pernah dapat. Sebab tidak ada formasi,’’ ujarnya.

Melalui seleksi ini, maka tenaga kontrak yang ada akan diangkat menjadi P3K sebagai pegawai tetap BLU di Unram. Direncanakan, ada tiga seleksi dilakukan sampai tahun 2023.”Jadi sampai nanti 2023 pegawai yang sekarang ini tidak lulus (seleksi), maka secara otomatis mereka akan keluar dari pegawai Unram,” jelasnya.

Kurniawan mengaku pada seleksi pertama ini, ada seratus formasi yang dibutuhkan. Rinciannya terdiri dari pengadministrasi akademik 15 formasi, pengadministrasi BMN sebanyak 3 orang dan pengadministrasi kemahasiswaan dan alumni 3 orang. Lalu, pengadministrasi kepegawian 4 orang, pengadministrasi keuangan 10 orang, pengadministrasi layanan kesejahteraan mahasiswa 1 orang serta tenaga perpustakaan, persuratan,kerja sama, umum dan penjamin 7 orang.

Lalu tenaga pengelola arsip dan pengelola barang milik negara 5 orang, pengelola beasiswa dan data 3 orang dan pengelola informasi akademik dan pengelola kemahasiswaan dan alumni 8 orang. Selanjutnya pengelola kepegawian 4 orang, pengelola keuangan 9 orang, pengelola kehumasan, peraturan perundang-undangan dan sistem informasi perguruan tinggi 7 orang serta pengelola web dan jaringan serta programer 2 orang. Kemudian penyusunan program perencanaan 1 orang, pramubakti/ caraka 1 orang, protokol 4 orang, teknis peralatan kantor 4 orang, teknisi jaringan dan teknisi komputer 4 orang dan teknisi laboratorium MIPA serta teknisi laboratorium mekanik teknik ada 5 orang. ‘’Inilah yang kita buka formasinya,’’ katanya.

Seleksi ini ada tiga tahapan sama dengan seleksi PNS, seperti tes Computer Assisted Test (CAT), tes kemampuan bidang (TKB) dan wawancara. Seleksi ini menggunakan sistem gugur. Peserta yang tidak memenuhi nilai yang ditetapkan, maka tidak bisa mengikuti proses seleksi selanjutnya.(adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaSumbawa Penyumbang 25 Kasus Baru Positif
Berita berikutnyaKabaharkam Cek Kesiapan Pengamanan dan Pembangunan Sirkuit Mandalika