Budpar Minta ITDC Kandangkan Anjing Liar di Kuta

ITDC
PANTAI KUTA: Keindahan Pantai Kuta Mandalika setelah ditata oleh ITDC, membuat destinasi wisata ini ramai dikunjungi para wisatawan setiap hari. (SIGIT SETYO/RADAR LOMBOK)

PRAYA — Banyaknya populasi anjing liar di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort Kuta, membuat masyarakat, termasuk para wisatawan menjadi tidak nyaman. Terlebih dengan jargon wisata halal yang selalu digaungkan. Mengingat saat ini di sekitar kawasan masih banyak anjing-anjing yang berkeliaran. Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Loteng meminta pihak Indonesia Tourism Devlovment Corporation (ITDC) sebagai pengelola, agar mengandangkan anjing-anjing liar itu.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Budpar Loteng, H Lalu Putria. Banyaknya anjing liar dikawasan KEK Mandalika, tentu sangat mengganggu para wisatawan dan pemandangan yang ada di wilayah tersebut. Untuk itu, semua elemen tentu harus serius dalam menangani persoalan itu.

“Ini perlu kita koordinasi dengan para pihak terkait, karena ada juga komunitas anjing liar. Sehingga kita berharap ITDC memberikan solusi dengan mengkandangkannya. Begitu juga bagi para penggemar anjing, tidak boleh dilepas begitu saja. Karena KEK Mandalika sudah menjadi areal publik yang sudah kita proklamirkan menjadi salah satu destinasi wisata halal,” ungkap Lalu Putria, Selasa kemarin (3/7).