Budaya Baru Koordinasi Kepala Desa dengan Gubernur NTB

KUNJUNGAN : H Zulkieflimansyah, bersama Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmi, dalam melakukan koordinasi dengan Forum Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur ditempet terbuka, Kamis (2/7). (ist)
KUNJUNGAN : H Zulkieflimansyah, bersama Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmi, dalam melakukan koordinasi dengan Forum Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur ditempet terbuka, Kamis (2/7). (ist)
Advertisement

SELONG — Nampak ada hal yang sangat berbeda dengan apa yang dilakukan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, bersama Bupati Lombok Timur, H Sukiman Azmy saat  melakukan koordinasi dengan Forum Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur.

 Biasanya, rakor selalu identik dengan suasana formal dan gedung mewah. Namun kali ini gubernur mengubah suasana itu menjadi lebih santai dan penuh kekeluargaan, Kamis (2/7). Gubernur memboyong seluruh Kepala OPD lingkup Provinsi NTB dan Direktur Bank NTB Syariah turun gunung, untuk menuntaskan aspirasi Forum Kades se-Kabupaten Lombok Timur yang melakukan kunjungan ke kantor Gubernur NTB beberapa waktu yang lalu. Dimulai dari wilayah selatan Kabupaten Lombok Timur, gubernur bertemu dengan para kepala desa (kades) di lima Kecamatan yakni Kecamatan Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak dan Jerowaru. Kemudian dilanjutkan bertemu dengan para kades se- Kecamatan Sikur dan berakhir dengan bertemu kades se-Kecamatan Suela.

 Kepala desa diberikan kesempatan bertatap muka langsung dengan kepala dinas terkait. Para kades bisa langsung berkoordinasi terkait semua permasalahan di desa mereka. Mulai dari masalah infrastruktur jalan, listrik, air bersih dan BUMDes, untuk kemudian dicarikan solusi dan penyelesaiannya secara bersama-sama. Gubernur mengatakan, para kadis diminta khusus mulai dari pagi hingga malam untuk menuntaskan seluruh aspirasi para kades. Menurutnya, banyak persoalan-persoalan besar yang dapat dituntaskan dengan diskusi-diskusi dalam suasana yang tidak formal, namun penuh rasa kekeluargaan.

“Tidak perlu kita pidato panjang-panjang, kades bisa langsung bicara dengan kadis bersangkutan, agar apa yang menjadi aspirasi langsung bisa dieksekusi untuk diselesaikan,” ujarnya.

 Kades Semaya, Kecamatan Sikur, Masriadi sangat mengapresiasi dengan budaya baru yang dibangun Gubernur NTB dalam menyelesaikan permasalahan di tingkat desa ini. Menurutnya, dengan adanya tatap muka langsung dengan kepala dinas terkait, maka para kades tidak perlu lagi membuang-buang energi banyak untuk menyampaikan aspirasinya. Para kades mengaku sangat senang diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada kepala dinas terkait. Mereka berharap dengan pertemuan langsung ini akan menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa. “Kami sangat senang dapat bertatap muka langsung dengan gubernur dan para kepala dinas terkait, kami berharap persoalan kami di tingkat desa dapat dituntaskan,” ujarnya. (hms/sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid