Bubarkan Balap Liar, Pembalap Kabur, Lima Motor Disita

PATROLI: Petugas saat melakukan patroli dan pembubaran terhadap aksi balap liar yang terjadi di Jalan Raya Bypass Desa Labulia Kecamatan Jonggat, Senin kemarin (10/5). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYAPetugas dari Polsek Jonggat kembali membubarkan aksi balap liar yang sering meresahkan warga di  Jalan Raya Bypass Desa Labulia, Kecamatan Jonggat. Hasilnya sekitar lima motor yang digunakan balap berhasil disita oleh petugas. Sementara para pengendara atau pemilik motor berhasil melarikan diri saat petugas datang.

Kapolsek Jonggat, IPTU Bambang Sutrisno ketika dikonfirmmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa ia bersama anggotanya melaksanakan pembubaran terhadap aksi balap liar  yang sering meresahkan masyarakat saat melakukan patroli rutin. Dan memang pihaknya masih saja menemukan adanya para pemuda yang melakukan aksi balap liar tersebut. “Tadi malam sekitar pukul 01.30 wita kita melaksanakan giat patroli malam di titik rawan balap liar  serta mencegah terjadinya kasus curanmor, curat dan curas serta gangguan Kamtibmas lainnya. Hasilnya kita berhasil mengamankan lima kendaraan saat melakukan balapan di Jalan Raya Bypass Desa Labulia Kecamatan Jonggat,” ungkap Kapolsek Jonggat, IPTU Bambang Sutrisno, Senin kemarin (10/5).

Baca Juga :  Warga Miskin Meningkat, Penerima Rastra Membengkak

Pihaknya menegaskan bahwa  petugas juga saat melakukan patroli tetap menghimbau kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan, agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 5 M serta menghimbau agar tertib berlalu lintas. “Tapi ini para pemuda yang melakukan aksi balap liar ini yang terus kita kejar. Karena memang tidak kapok- kapok,” terangnya.

Bambang Sutrisno menegaskan bahwa kendaraan yang berhasil disita ini, tidak akan dikeluarkan saat ini. Dimana kendaraan tersebut akan dikeluarkan selesai lebaran tupat nantinya. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada mereka, mengingat kalau saat ini dikeluarkan. Maka pihaknya khawatir para pemuda ini akan kembali melakukan balapan. “Jadi apapun alasannya tidak kita keluarkan agar mereka kapok. Bayangkan ditengah malam ketika warga sedang istirahat, malah mereka asyik melakukan balapan. Ini juga akan berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain. Makanya biar kapok tidak akan kami keluarkan kendaraan mereka sampai selesai lebaran topat,” terangnya.

Baca Juga :  Usut Dukung Dugaan Korupsi Transfusi Darah!

Ditegaskan lagi bahwa selain aksi balapan motor, pihaknya memang saat ini sedang genar melakukan penindakan terhadap para penjual marcun. Namun pihaknya memastikan jika wilayah Jonggat saat ini sudah mulai jarang. Terlebih selama ini penindakan terus mereka lakukan. “ Ini yang balapan liar yang terus terjadi, mending mereka balap lari. Tapi ini balap motor dan sangat berbahaya,” tegasnya. (met)