Buang Hajat, Lansia Ditemukan Tak Bernyawa

MENINGGAL : Salah satu lansia Ni Wayan Darum ditemukan meninggal di sungai Ancar. (SUDIRMAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Nyawa Ni Wayan Darum, warga Lingkungan Sindu Timur Kelurahan Cakranegara Utara Kecamatan Cakranegara tak tertolong. Perempuan lansia 83 ini ditemukan meninggal dunia setelah terserat arus sungai Ancar, Kamis (9/3) sore. Ia dikabarkan tergelincir di bebatuan padas sungai saat hendak buang hajat.

Akibatnya, perempuan tua itu jatuh ke sungai dan terseret arus hingga 500 meter. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berusaha mencari korban. Saat ditemukan, Ni Wayan Darum berusaha dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Keluarga (RSHK) Selagalas, namun sayang nyawanya tak tertolong. ‘’Setelah mendapatkan laporan ada seorang nenek hanyut, kita turun langsung ke lokasi. Setelah kita sisir sungai sekitar 500 meter, kita temukan korbannya tergeletak di pinggir sungai,’’ tutur Kasi Pemerintahan Kecamatan Cakranegara, Lalu Heru Nuryadin kepada Radar Lombok, kemarin.

Baca Juga :  Dewan Berharap Wali Kota Pilih Calon Sekda Terbaik

Lalu Heru menambahkan, korban pergi ke sungai sendiri untuk buang hajat saat anaknya tertidur. Waktu menuju sungai, hujan sedang turun hingga jalan dan bebatuan di sekitar sungai menjadi licin. ‘’Waktu ke sungai, salah satu anaknya bernama Kadek Eka Palentina Dewi sempat melarang ibunya agar jangan ke sungai tapi tidak dihiraukan korban,’’ tambah Lalu Heru.

Baca Juga :  132 PNS Disumpah, 310 PPPK Terima SK

Tidak lama kemudian, anak-anak dari Lingkungan Sindu Barat sedang beramin main ribut di kali menemukan sosok manusia yang terbawa arus air. Spontan, warga membantu mengevakuasi dan membawa korban ke RSHK untuk mendapatkan perawatan. Namun, di RSHK dokter menyatakan, bahwa korban sudah meninggal dunia. ‘’Ibu saya memang biasa buang hajat ke sungai tapi tidak biasanya kalau hujan turun,’’ kata salah seorang anaknya, Putu Alit yang mengaku mengetahui kejadian yang menimpa ibunya setelah dibawa ke RSHK. (dir)

Komentar Anda