BPPD NTB Gelar Raker Rencana Promosi Pariwisata

MATARAM—Mewujudkan target 3 juta kunjungan wisatawan ke Provinsi NTB tahun 2016, serta menyusun berbagai program promosi pariwisata NTB untuk tahun 2017, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Rabu kemarin (20/7) menggelar Rapat Kerja (Raker) Rencana Promosi Pariwisata bertempat di Hotel Golden Tulip Mataram.

Kegiatan yang diikuti 100 peserta, berasal dari para pelaku usaha wisata, serta asosiasi kepariwisataan di NTB itu juga dihadiri oleh Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, Ketua Komisi II, HL Jazuli Azhar, para Ketua Asosiasi Kepariwisataan NTB, mulai dari PHRI, Asita, Incca, HPI, ASPPI, Astindo, dan lainnya.

“Apa yang telah diusahakan dan dilakukan para stake holder kepariwisataan NTB beberapa tahun lalu, kini sudah dapat kita lihat hasilnya, dimana hampir seluruh destinasi ramai didatangi wisatawan, termasuk hotel-hotel juga tak pernah sepi dari tamu. Bahkan ocupancy (tingkat kunjungan) tamu di hotel perkotaan tahun 2015 – 2016 mencapai 75 persen lebih, atau meningkat 30 persen hingga 40 persen,” beber Kepala Disbudpar NTB, HL Moh. Faozal, dalam sambutan mewakili Gubernur NTB.

Kesempatan itu, Faozal juga berpesan kepada para pelaku usaha wisata, termasuk asosiasi kepariwisataan di NTB, untuk lebih mengedepankan sikap bagaimana mengembangkan sektor kepariwisataan NTB kedepan. “Jangan melihat dan terus terbawa masa lalu. Hendaknya berbagai permasalahan yang terjadi di masa lalu, dijadikan penyemangat untuk melangkah lebih baik di masa depan, khususnya bagaimana menyusun sektor pariwisata NTB ini agar bisa lebih baik dan berkembang lagi,” pinta Faozal.

Sikap ini penting lanjut Faozal, mengingat daerah lain yang juga mengembangkan sektor kepariwisataan didaerahnya sudah bergerak, dan bahkan berlari mengejar ketertinggalannya. “Lihat bagaimana daerah Belitung, Banyuwangi, dan lainnya. Para kompetitor kita di bisnis pariwisata ini sudah mulai bergerak cepat. Kalau kita di NTB masih berkutat soal yang tidak bermanfaat dan debat-debat saja, bagaimana pariwisata kita bisa berkembang?” ujarnya.

Menurut PLT Direktur Poltekpar Lombok ini, sudah seharusnya energi yang ada dimanfaatkan untuk saling bersinergi, menyusun berbagai program promosi pariwisata NTB yang lebih efektif lagi kedepan. “Harapannya, pertemuan kali ini menghasilkan keputusan yang bisa dijadikan sebagai program kerja untuk promosi pariwisata NTB kedepan,” pinta Faozal.

Sementara PLT Ketua BPPD NTB, H. Affan, dalam laporan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini diikuti oleh 100 peserta, yang selain diikuti para pelaku usaha wisata dan asosiasi kepariwisataan, juga dihadiri lengkap pihak Maskapai Penerbangan yang beroperasi di NTB, serta pihak keamanan, Polda NTB.

“Pertemuan Raker kali ini diharapkan dapat menghasilkan masukan-masukan positif dari berbagai pihak yang hadir, sehingga keputusannya nanti bisa untuk menyusun program kerja promosi pariwisata NTB tahun 2017, serta mendukung keberhasilan memwujudkan target 3 juta kunjungan wisatawan ke NTB tahun 2016,” harap Affan.

Terpenting sambungnya, ada sinkronisasi program yang terjalin antara Disbudpar NTB di satu sisi sebagai wakil pemerintah, dan lembaga atau asosiasi kepariwisataan NTB di sisi pelaku usaha wisata. “BPPD NTB dan Asosiasi Kepariwisataan yang ada di NTB sebagai mitra Disbudpar NTB, siap mendukung berbagai upaya promosi wisata Lombok Sumbawa, untuk tercapainya target-target yang telah ditentukan pemerintah,” tekad Affan. (gt)

BACA JUGA :  Anggaran BPPD Tahun 2016 Nihil