BPPD dan ASITA Promosi Wisata ke Malaysia

TABLE TOP: Para pelaku usaha wisata NTB dan pelaku usaha wisata Kualalumpur, Malaysia, terlihat melakukan transasksi bisnis ketika berlangsung table top yang digelar BPPD NTB di Kualalumpur, Malaysia, Kamis (16/3).

MATARAM—Beragamnya pilihan berwisata di Provinsi NTB, khususnya di Pulau Lombok, terutama obyek-obyek wisata baru, menjadikan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB harus bekerja keras untuk mempromosikan potensi itu, baik keluar daerah, maupun keluar negeri.

Kali ini, BPPD NTB dengan menggandeng para pelaku usaha wisata yang tergabung dalam ASITA NTB, menggelar table top di Kualalumpur, Malaysia. “Semakin pasar mengetahui potensi yang kita miliki, maka kedepan semakin banyak pula wisatawan asal Malaysia yang berkunjung ke NTB, khususnya Lombok,” harap salah satu anggota Badan Penentu Kebijakan BPPD NTB, Halus Mandala, dalam press release yang diterima Redaksi Radar Lombok, Kamis (16/3).

Apalagi lanjut Halus, berbagai destinasi wisata di Lombok maupun Sumbawa sangat cocok dengan selera wisatawan Malaysia. Termasuk mayoritas penduduknya yang muslim, sama seperti Malaysia, tentu menjadi kelebihan sendiri untuk NTB, karena Wisman asal Malaysia tak akan kesulitan mencari makanan dan minuman yang halal.

[postingan number=3 tag=”ekonomi”]

Menurutnya, Table Top di Kualalumpur kali ini diikuti 34 pelaku usaha wisata NTB (seller), yang masing-masing menawarkan berbagai keunggulan paket wisatanya. Tentu dengan berbagai harga yang kompetitif dan menarik. Sementara dari pihak Malaysia terlihat hadir 70 buyers.

“Kami berharap table top ini dapat terjadi transaksi yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. Sehingga kedepan kian banyak wisatawan mancanegara asal Malaysia yang berkunjung ke NTB,” harap Ketua DPD ASITA NTB, Dewantoro Umbu Djoka.

Sementara Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Kuala Lumpur Chapter Chairman Rocky Kho, mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan yang baik untuk mempererat kerjasama bidang pariwisata.

Dikatakan, Provinsi NTB, terutama Lombok memiliki daya tarik bagi para wisatawan asal Malasysia. Ia juga menyukai keberagaman dan budaya masyarakat NTB. Selain juga sangat mengagumi keindahan destinasi wisata di NTB, khususnya Lombok. “Pulau Lombok memiliki keindahan alam yang sangat bagus. Saya rasa Lombok adalah salah satu destinasi yang wajib dikunjungi untuk berlibur,” pujinya.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, HL Moh. Faozal, yang juga hadir pada kesempartan itu menyambut baik rencana Ketua MATTA Kuala Lumpur, yang hendak mempererat kerjasama.

“Kami berharap melalui table top ini akan ada banyak transaksi. Karena selain memiliki berbagai obyek wisata yang sangat inidah, kita untuk tahun 2017 ini juga memiliki banyak kegiatan yang telah tersusun dalam calendar of event. Dimana kegiatan-kegiatannya pasti akan sangat menarik,” jelas Faozal.

Disampaikan Faozal, kunjungan wisatawan asal Malaysia ke NTB ada sebanyak 225 ribu, atau sekitar 15 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara. “Angka ini sekaligus menempatkan Malaysia sebagai Negara kedua setelah Autralia, sebagai Negara dengan kunjungan terbanyak ke Lombok dan Sumbawa,” pungkasnya. (gt)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid