BPKAD Siap Fasilitasi Warga Lingkar Bendungan Meninting Pindah

Mahyudin
Mahyudin.( ZULFAHMI/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG–Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) siap membantu warga yang terdampak pembangunan Bendungan Meninting untuk mendapatkan lahan baru dengan harga standar di wilayah setempat.

Kepala BPKAD Lobar Mahyudin mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan perintah dari Bupati untuk membantu warga. Dampak dari pembangunan bendungan, memang ada masyarakat yang harus pindah. Kemudian masyarakat perlu mencari lahan baru untuk tinggal di sekitar lokasi. Hanya saja saat ini, setelah adanya pembangunan bendungan, harga lahan di sekitar lokasi naik. Jadi mau tida mau, pemkab harus membantu masyarakat agar tidak diberikan harga yang terlalu tinggi. “Inilah yang akan kami fasilitasi, kita akan komunikasi dengan kades dan para tokoh untuk mendapatkan lokasi yang pas untuk tempat tinggal warga,” katanya.

Jangan sampai ketika lahan warga dibeli Rp 35 juta per are, namun ketika warga mau beli lahan untuk tempat tinggal kembali malah dihargakan Rp 100 juta per are. “Inikan tidak masuk akal,” tegasnya.

Oleh karena itu, pemkab hadir untuk jadi penengah antara warga yang ingin membeli dan yang mau menjual. Nanti akan dilibatkan tim appraisal atau penaksir harga lahan. Kemudian setelah warga sepakat dengan jual beli lahan, selanjutnya pemkab menata agar kawasan perkampungan tersebut menjadi sehat dan rapi. “Mereka juga akan diberikan kemudahan untuk pengurusan sertifikat,” ujarnya.

Kemudian akan dibangun fasilitas umum. Di samping nanti bendungan akan ditata sehingga menjadi destinasi wisata. Semua OPD juga akan mendukung untuk penataan di desa sekitar bendungan. Misalnya Disperindag  untuk melatih dan mendampingi warga memaksimalkan potensi komoditas di desa itu. “Kita sudah siapkan grand design dari penataan pemukiman warga ini,” tutup Mahyudin. (ami)