Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

TEWAS: Bocah perempuan warga Dusun Joben, Desa Pesanggarahan Kecamatan Montong Gading ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan.(ist)

SELONG– Nasib tragis menimpa Narajati (1 tahun) warga Dusun Joben, Desa Pesanggarahan Kecamatan Montong Gading.

Bocah perempuan ini ditemukan tewas mengenaskan di kolam ikan rumahnya pada Jumat (1/1) sekitar pukul 14.30 WITA. Orang tua korban histeris mengetahui anaknya sudah tidak bernyawa mengapung di dalam kolam. Terlebih lagi sebelum kejadian korban sempat disusui ibunya di kamar tidur.
” Mayat korban pertama kali ditemukan oleh ibunya Hermayanti dalam kondisi mengapung di kolam rumah korban sendiri ” kata Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas Iptu Lalu Jaharuddin.

Awal kejadian lanjutnya , ketika itu sekitar pukul 13 00 Wita, korban tidur sambil disusui ibunya di dalam kamar yang berjarak sekitar 8 meter dari kolam tempat ditemukan korban tenggelam. Saat itu ibu korban terlelap tidur dan pintu kamar dalam keadaan terbuka.
” Sekitar 30 menit kemudian, ibu korban terbangun dan melihat anaknya sudah tidak ada ditempat tidur ,” tutur Jaharuddin.

Ibunya pun langsung bergegas mencari keberadaan korban di sekitar rumahnya. Ibunya seketika syok melihat anaknya dalam kondisi sudah tidak bernyawa mengapung di kolam ikan dengan posisi menghadap atas.
” Ibu korban bergegas memanggil suaminya yang ketika itu juga sedang tidur di rumah, ” ujar dia

Selanjutnya, ayah korban Habibullah bergegas mengangkat anaknya dari dalam kolam. Kemudian dilarikan ke klinik Asyifa untuk diberikan pertolongan. Tapi setelah diperiksa petugas medis, sudah tidak ada tanda-tanda korban masih hidup. Korban pun akhirnya dinyatakan meninggal dunia. ” Dari laporan yang kita terima, Polsek setempat ke lokasi untuk melakukan olah TKP termasuk meminta keterangan para saksi dan orang tua korban,” imbuhnya.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, korban tewas kemungkinan karena terjatuh ke dalam kolam. Atas kejadian ini, orang tua korban menolak untuk dilakukan otopsi. Mereka pun menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai musibah. “Pihak keluarga juga membuat surat penolakan otopsi. Mayat korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” tutupnya.(lie)