Bocah Terseret Arus Sungai Ditemukan Tewas

Bocah Terseret Arus Sungai Ditemukan Tewas
EVAKUASI: Tampak salah satu anggota TNI sedang mengevakuasi korban, seorang bocah yang meninggal, setelah pada Senin lalu terseret arus deras sungai ketika sedang bermain bersama dua temannya. (IST FOR RADAR LOMBOK)

SELONG—Bocah perempuan, Maulida (3 tahun), yang terseret arus sungai bersama dua temannya pada Senin lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia pada Selasa kemarin (20/6), sekitar pukul 07.00 Wita.

Korban ditemukan oleh tim dari Koramil 1615, bersama masyarakat yang dibantu aparat kepolisian serta anggota BNPB. “Setelah Babinsa, Lalu Zulpadi berupaya bertanya kepada orang pintar (paranormal), dan kemudian dia mencari sesuai petunjuk. Akhirnya bocah malang itu ditemukan, meskipun dalam keadaan meninggal,” kata Kepala Staf Administrasi, Mayor Czi Edi Gustaman.

Sebelumnya diberitakan, tiga bocah atas nama Imam Panani (5 tahun), putra dari pasangan Hj. Mislah dan H. Hilmi, kemudian Mevi Astuti (5 tahun), anak dari pasangan Nurhainani dengan Mulyadi, serta satu lagi Maulida (3 tahun), anak dari Mulyani. Dimana ketiganya merupakan warga Dusun Nyiur Tebel, Desa Nyiur Tebel, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Lotim, hanyut terseret arus sungai sekita sedang bermain, Senin lalu (19/6), sekitar pukul 12.15 Wita.

BACA JUGA :  FPR Tidak Puas Pola Penanganan Korban TKI Tenggelam

Dari tiga bocah yang terseret arus sungai itu, satu bocah atas nama Imam Panani ditemukan oleh warga setempat dengan kondisi telah meninggal dunia. Sementara korban lainnya atas nama Mevi Astuti ditemukan dalam keadaan selamat.

“Sedangkan satu korban lainnya, Maulida masih belum ditemukan dan maih dilakukan pencarian oleh Tim SAR dan warga setempat,” kata Kapolres Lotim melalui Kasat Reskrim, AKP Antonius Faebuadodo.

Dijelaskan, ketiga anak tersebut awalnya mandi di sungai. Namun tidak lama kemudian korban yang selamat tersebut memberitahukan kepada ibunya, kalau ada temannya yang hanyut. Sehingga akhirnya warga pun beramai-ramai mencari korban. Tak berapa lama kemudian salah satu korban ditemukan di pinggiran sungai sudah dalam keadaan meninggal.

”Satu selamat, satu meninggal, dan satu lagi masih belum ditemukan, Tim SAR dan anggota Kepolisian dari Polsek Sukamulia, beserta warga Nyiur Tebel sedang bersama-sama mencari korban,” jelasnya. (cr-wan)