Bocah Asal KSB Ditemukan Terlantar di Bus

SELONG—Bocah bernama Risman (8 tahun), asal Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diamankan di Mapolres Lotim, Rabu kemarin (1/5). Pasalnya, bocah tersebut berada di Lombok tanpa ditemani orang tua maupun keluarga dekatnya.

Dia ditemukan terlantar di dalam bus, tak lama setelah menyeberang dari Pelabuhan Poto Tano ke Kayangan. Penumpang bus pun sempat dibuat geger setelah mengetahui Risman ternyata sendirian.

Setiba di Sikur, bus kemudian berhenti, dan bocah inipun kemudian diserahkan ke Polsek setempat untuk diamankan. Kini kasus terlantarnya Risman ini sepenuhnya telah ditangani Unit PPA Polres Lotim.

Ketika di Polres, anak tersebut tampak begitu sangat gembira saat diajak bermain oleh petugas setempat. Tak terlihat wajah sedih maupun ketakutan, meski disekitarnya orang-orang mengenakan seragam polisi. Bahkan dengan lincahnya Risman berlari memasuki satu per satu ruangan yang ada di Unit Satreskrim Polres Lotim.

Kapolres Lotim melalui Kaur Binops Polres Lotim, Iptu Made Sutama, menjelaskan bocah asal Poto Tano ini terpaksa diamankan karena kondisinya terlantar. Anak itu berada di Lombok tanpa ditemani siapa pun. “Anak ini ditemukan sendirian didalam bus. Akhirnya penumpang bus menyerahkannnya ke Polsek Sikur,” sebutnya.

Dari pengakuan salah seorang penumpang bus, awalnya anak ini ditemukan diatas kapal yang menyeberang dari Pelabuhan Poto Tano ke Kayangan. Diduga anak tersebut naik ke atas kapal saat bersandar di Pelabuhan Poto Tano. Karena keasyikan bermain, anak inipun ikut terbawa menyebrang ke Lombok. “Kemungkinan anak ini sering bermain di kapal,” ujar Sutama.

Setelah kapal bersandar di Pelabuhan Kayangan, anak tersebut langsung menaiki salah satu bus. Penumpang bus awalnya mengira anak itu bersama orang tuanya. Namun di perjalanan, Risman terlihat mondar-mandir sambil kebingungan, karena memang tanpa didampingi orang tuanya.

Penumpang pun akhirnya bertanya kepada yang bersangkutan. Ternyata anak itu memang sendirian, dan diketahui berasal dari KSB. “Karena tidak ada yang ngajak, akhirnya penumpang bus memutuskan untuk menyerahkan ke Polsek Sikur,” ungkapnya.

Setelah didata, pihak Polres Sikur berencana hendak menyerahkan Risman ke Panti Asuhan Paramita Provinsi NTB untuk dititip dan dirawat. Nantinya pihak kepolisian akan menindak lanjuti dengan mencari tau orang tua dan keluarga anak itu. “Kalau dicari orang tuanya, nanti bisa diambil di Paramita,” tutupnya. (lie)

BACA JUGA :  Sopir dan Korban Sudah Diminta Keterangan