BKPRMI Mataram Siap Berantas Narkoba

MATARAM– Peredaran Narkoba saat ini semakin mengkhawatirkan. Dari survei BNN  bersama Universitas Indonesia, banyak pengguna Narkoba justru anak-anak usia 10 Tahun.

Inilah yang membuat BNN Kota Mataram semakin gencar melakukan advokasi. Kali ini BNN Kota Mataram menyasar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Mataram. Antara BNN dan BKPRMI Kota Mataram ada penandatangan MoU P4GN dalam rangka mewujudkan Kota Mataram yang maju religius dan berbudaya serta bebas Narkoba. “ Kami dari BKPRMI Kota Mataram siap terjun langsung di masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Penandatanganan MoU ini sebagai langkah awal,” kata Nanang Edward selaku Ketua Umum BKPRMI NTB, Sabtu (20/8).

Nanang menyampaikan agar nantinya para anggota BKPRMI diberikan bekal terkait masalah Narkoba sehingga bisa turun langsung di masyarakat dalam upaya P4GN. “ Kita siap melakukan pemberantasan, karena narkoba saat ini sudah menjadi masalah serius serta perusak generasi,” ungkapnya.

Ia juga meminta semua anggota terus bergerak dan memberikan sosialisasi ke masyarakat terutama kalangan remaja masjid.

Sementara itu Kepala BNN Kota Mataram H. Nur Rachmat memberikan apresiasi terhadap BKPRMI yang punya tekat kuat memberantas Narkoba. BNN meminta warga melapor jika ad kasus Narkoba yang terjadi di lingkungan masing-masing.”Perang terhadap Narkoba adalah salah satu bentuk jihad. Sehingga perjuangan memberantas Narkoba adalah sesuatu yang mulia. Saat ini negara dalam keadaan darurat Narkoba,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba. Saat ini beberapa jenis Narkoba sudah mulai masuk di Mataram.  “ Kita harus sama-sama komit memerangi Narkoba dengan mengkampanyekan “Stop Narkoba” dimanapun dan kapanpun agar tercipta Mataram bebas Narkoba,” pungkasnya.(dir/Adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid