BKD NTB Pastikan Proses Seleksi PPPK Guru Diundur

Muhammad Nasir (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Muhammad Nasir menegaskan bahwa proses seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022 diundur. Pasalnya, sampai saat ini pihaknya belum menerima surat dari Badan Kepegawaian Negera (BKN) terkait jadwal pelaksanaan seleksi tersebut.

“Seleksi rekrutmen PPPK diundur, karena surat Mendikbud yang ditujukan ke BKN belumada. Acuan kami surat perintah dari BKN, jadi kita tunggu kesepakatan Mendikbudristek RI dan BKN baru diproses,” kata Muhammad Nasir kepada Radar Lombok, kemarin.

Nasir mengaku tidak mengetahui sampai kapan diundur proses seleksi rekrutmen PPPK guru, karena sampai sekarang belum ada surat resmi dari BKN terkait tahapan seleksi tersebut. Sebelumnya, Mendikbudristek RI Direktorat sudah bersurat ke Badan Kepegawaian Negera (BKN). Hanya saja belum ada jawaban secara pasti.

“Kalau sudah keluar surat dari BKN, maka kita akan proses,” lanjutnya.

Menurut Nasir, BKD NTB dalam memproses perekruten PPPK mengacu kepada surat BKN yang dijadikan pedoman. Karena nantinya akan menginformasikan ke pelamar melalui link SSCASN. Kendati demikian, pihaknya menyebut telah menerima surat edaran (SE) dari Direktorat Tenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek Nomor 7302/B/GT.01.03/2022. Dalam SE tersebut tentang jadwal pelaksanaan seleksi rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022.

Baca Juga :  Tim Robotik MTsN 1 Lotim Raih Juara I di Malaysia

Dikatakan, dalam surat tersebut seleksi akan berlangsung tanggal 25 Oktober 2022. Kemudian pendaftaran seleksi untuk semua pelamar. Pengumuman mendapatkan penempatan bagi P1 tanggal 25 Oktober sampai 7 November 2022. Selanjutnya seleksi administrsi untuk P2, P3 dan P. Umum mulai tanggal 25 Oktober sampai 9 November 2022. Untuk pengumuman hasil seleksi administrasi untuk P2, P3 dan P Umum tanggal 10-11 November. Hanya saja, surat acuan yang menjadi pedomen pelaksanaan seleksi di daerah belum ada dari BKN.

“Masih panjang prosesnya mulai dari pendaftaran, masa sanggah, selain itu penilian oleh pengawas, kepala sekolah, guru senior maupun Dikbud NTB dan BKD NTB. Bahkan sampai tanggal 26 Januari 2023,” terangnya.

Baca Juga :  SMA Favorit Melimpah, SMA Pinggiran Sepi Pendaftar

Oleh karena itu, setelah mendapatkan SE dari pusat pihaknya akan membuat tim yang akan memverifikasi calon guru PPPK. Bukan hanya itu, tim yang dibentuk ini untuk penempatan guru P3K yang sudah lolos. Selain itu, untuk tenaga kesehatan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah ada sinyal untuk diberikan juklak/juknis. Sedangkan untuk tenaga teknis masih menunggu Menpan dan BKN bagaimana pola rekrutmennya.

Untuk diketahui, Pemprov NTB mendapatkan jatah khusus tenaga guru sebanyak 3.412 orang. Selanjutnya Tenaga kesehatan sebanyak 446 kemudian tenaga teknis sebanyak 4.062 formasi. Hal itu, sesuai Keputusan Menpan-RB Nomor 387 tahun 2022 tanggal 6

September 2022 tentang penetapan kebutuhan pegawai ASN di lingkup Pemprov NTB tahun 2022. (adi)

Komentar Anda