Biaya PPDB Tinggi, Kasek SMAN 2 Aikmel Didemo

SELONG — Sejumlah orangtua siswa baru dan juga masyarakat Lenek mendatangi SMAN 2 Aikmel berunjuk rasa memprotes besaran biaya yang dibebankan pada siswa baru dan pemecatan komite sekolah.

Aksi berlangsung damai dan diterima langsung oleh kepala SMAN 2 Aikmel H Sabardin.      Sekitar 30 orang pengunjuk rasa diterima dan diajak berdialog di ruang perpusatakaan berlangsung sekitar satu jam lebih.

Koordinator aksi Haris Munandar menegaskan orangtua siswa keberatan atas kebijakan  kepala sekolah yang menetapkan secara sepihak besaran biaya bagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) lalu sebesar Rp 2.238.000  tanpa mengajak orangtua siswa bermusyawarah.        “Kami mempertanyakan proses penetapan biaya yang dilakukan secara sepihak pihak sekolah tanpa mengajak wali berunding,” kata  Haris, Selasa kemarin (19/7).

Dikatakan, banyak orangtua siswa  terutama yang tidak mampu  kesulitan membayar biaya ini. Apalagi ada kebijakan harus dibayar lunas. 

Selain mempersoalkan biaya PPDB ini, warga  juga mempertanyakan pemecatan pengurus komite sekolah. Anggota komite yang dipecat L Karwinta menambahkan, dalam penetapan besaran uang penerimaan siswa baru  komite sekolah tidak pernah diajak untuk membicarakan hal ini. “Pihak sekolah dalam hal ini selalu tertutup kepada komite dan juga pada guru sehingga kita minta bubar karena kita tidak sepaham,” katanya.

Menanggapi keberatan ini, H Sabardin menjelaskan bahwa apa yang dilakukan semua telah  sesuai prosedur dan tidak ada aturan yang dilanggar. “Apa yang saya lakukan dalam menetapkan biaya penerimaan siswa baru, membubarkan komite semua sesuai berdasarkan aturan yang ada,” katanya membantah semua tuduhan warga.

Jawaban Sabarudin ini tidak membuat warga puas. Mereka tetap keberatan. Akhirnya disepekati  jika kepala sekolah siap mengundang orangtua siswa guna melakukan pertemuan dan membahas tentang besaran biaya penerimaan siswa baru. Selain itu akan meninjau kembali besaran biaya yang telah ditetapkan secara sepihak oleh pihak sekolah serta akan membentuk pengurus komite yang baru. Pertemuan disepakati akan dilaksanakan pada Kamis (21/7). (lal)