BI NTB Layani Penukaran Uang Pecahan Kecil di Taman Sangkareang

PENUKARAN : Salah seorang warga melakukan penukaran uang kertas pecahan baru di Taman Sangkareang, Selasa (12/4). (IST / RADAR LOMBOK)

MATARAM  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB mulai membuka penukaran uang pecahan kecil (UPK) baru bagi masyarakat di Mataram jelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah. Ratusan warga antre untuk menukarkan uang baru untuk pecahan uang kecil di Taman Sangkareang dengan menggunakan mobil kas keliling, Selasa (12/4).

Untuk penukaran UPK jelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, Bank Indonesia (BI) NTB menyiapkan sebesar Rp 3,089 triliun uang pecahan baru. Dari jumlah itu, dengan rincian Rp 2,9 triliun uang pecahan kecil dan Rp 189 miliar uang pecahan besar (UPB). Adapun jadwal penukaran UPK dan UPB, pada tanggal 12, 19 dan 26 April. Hanya saja, melihat tingginya animo masyarakat untuk menukar UPK untuk lebaran, BI NTB akan memperpanjang jadwal penukaran.

“Kita melihat animo masyarakat untuk menukar uang pecahan kecil kebutuhan lebaran, maka kami akan memperpanjang waktu penukaran uang kertas baru tiga hari lagi, yakni 14,18 dan 25 April,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji, Selasa (12/4).

BACA JUGA :  Penjualan Rumah Komersil Mulai Meningkat

Heru menyebut jika di hari pertama penukaran uang kertas baru, baik itu pecahan uang kecil dan uang pecahan besar di Taman Sangkareang tidak begitu ramai pada Selasa (12/4). Hanya saja untuk antisipasi sepekan jelang lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah, diprediksi akan terjadi lonjakan permintaan. Karena itu, ditambah waktu lagi dari jadwal sebelumnya. Untuk hari pertama, BI NTB menyediakan 200 paket Rp 3,8 juta dengan berbagai pecahan.

Untuk penukaran uang baru yang disediakan BI NTB di Taman Sangkareang, baik itu pecahan kecil maupun pecahan uang besar, terlebih dahulu masyarakat harus mendaftar secara online melalui website Bank Indonesia. Jika belum mendaftar secara online, maka tidak bisa dilayani. Dengan tahapan harus mendaftar melalui website BI, yakni :pintar.bi.go.id. Sehingga tidak terjadi antrian panjang penukaran uang pecahan kecil di Taman Sangkareang, Kota Mataram. bagi masyarakat yang belum mendaftar secara online, maka mereka tidak bisa dilayani untuk melakukan penukaran.

BACA JUGA :  Kenaikan PPN 12 Persen Bikin Pengusaha Makin Terpuruk

Selain melayani penukaran di Taman Sangkareang dengan menggunakan mobil kas keliling, BI NTB juga menggandeng sejumlah perbankan untuk melayani penukaran uang kertas baru kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat bisa datang untuk menukar uang pecahan kecil dan uang pecahan besar di perbankan terdekat. Dengan demikian tidak terjadi antrian panjang, untuk menghindari penyebaran virus Covid-19.

“Kami juga menggandeng sejumlah perbankan untuk penukaran uang pecahan kecil ini. Sehingga masyarakat bisa mendatangi kantor bank terdekat untuk menukar,” pungkasnya. (luk)