BI NTB Konsisten Dukung Program Strategis Pemda

BI NTB Konsisten Dukung Program Strategis Pemda
BANTUAN: Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Prijono menyerahkan bantuan sosial untuk masyarakat Kampung Banjar, Ampenan, Kota Mataram, sebagai ‘Kampung Tanggap Inflasi’ dalam rangkaian HUT BI ke 64 tahun. (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Bank Indonesia (BI) memperingati hari jadinya yang ke 64 pada tanggal 1 Juli. Bank Indonesia memiliki sejarah yang panjang dalam mewarnai perjalanan bangsa Indonesia, sejak semula bernama De Javache Bank hingga di “Indonesianisasi” dan berganti nama menjadi Bank Indonesia pada tanggal 1 Juli 1953.

Seiring berjalannya waktu, Bank Indonesia mengalami berbagai perubahan tugas dan fungsi. Adapun kedudukan terakhir Bank Indonesia setelah adanya perubahan Undang-Undang No. 6 / 2009, yakni Bank Indonesia saat ini memiliki 1 tujuan tunggal, yaitu menjaga dan memelihara stabilitas nilai rupiah, yang tercermin dari nilai tukar rupiah dan inflasi.

Di Provinsi NTB, peringatan hari jadi Bank Indonesia diisi dengan serangkaian kegiatan sosial berupa pemberian tali asih terhadap para veteran pejuang kemerdekaan yg tergabung dalam legiun veteran republik Indonesia, pegawai outsourcing bank Indonesia serta mengedukasi masyarakat melalui kegiatan “Bank Indonesia Mengajar”.

Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan pada puncak kegiatan yg dilaksanakan di Gedung Serbaguna BI NTB. Terkait bantuan kepada anggota LVRI, Ketua Legiun Veteran RI Provinsi NTB Brigjen Purn. H. Abdul Kadir menyampaikan apresiasi dan penghargaan terhadap eksistensi Bank Indonesia dalam mendukung kedaulatan bangsa, khususnya di bidang ekonomi. Kedepan diharapkan Bank Indonesia senantiasa memberikan bakti nya terhadap pengembangan bangsa Indonesia.

Dalam kegiatan BI Mengajar yang berlokasi di Kelurahan Banjar, Ampenan , Kota Mataram, Kepala Perwakilan BI NTB, Prijono dihadapan ratusan masyarakat kelurahan Banjar yang terdiri pengurus kelurahan, Tim PKK, Kepala lingkungan, tokoh agama dan masyarakat, kalangan pemuda, termasuk mahasiswa penerima beasiswa bank Indonesia dari universitas Mataram dan UIN Mataram yg tergabung dlm generasi baru Indonesia (genbi) menyampaikan bahwa tema HUT BI-64 yaitu “Bank Indonesia di Setiap Makna Indonesia”.

Prijono menegaskan bahwa tema tersebut menunjukkan besarnya perhatian Bank Indonesia terhadap kesejahteraan masyarakat, mulai dari menjaga stabilitas harga, kelancaran sistem pembayaran, hingga menjaga sistem keuangan agar tetap kuat.

Khusus untuk Kelurahan Banjar Ampenan, Prijono sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh kelurahan Banjar sebagai Juara 1 Kelurahan Terintegrasi Tingkat Provinsi NTB, yang saat ini sedang mewakili NTB untuk bersaing di tingkat nasional.

Melihat prestasi yang diraih tersebut, pada kesempatan yang sama Bank Indonesia turut berkontribusi pengembangan Kelurahan Banjar sebagai Kelurahan Terintegrasi, melalui pengembangan “Kampung Tanggap Inflasi”.

Dengan dikembangkannya Kampung Tanggap Inflasi tersebut, diharapkan mampu menjadi solusi permasalahan ketahanan pangan di masyarakat melalui penerapan konsep kemandirian pangan di tingkat kelurahan. Untuk mendukung pencanangan kampung tanggap inflasi tersebut, melalui program sosial Bank Indonesia, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB memberikan bantuan bibit serta sarana dan prasarana pendukung untuk pembangunan ‘Kampung Tanggap Inflasi’ tersebut.

Prijono menyatakan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi daerah. Hal tersebut telah dibuktikan dengan berbagai kegiatan dalam mendukung berbagai program pemerinah daerah, mulai dari menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu tapi berperstasi dari akademik, membantu petani bawang putih Sembalun, membantu peternak sapi, dan berbagai kegaitan lainnya yang mendukung peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. “Dengan sinergi yang kuat maka cita-cita Provinsi NTB kedepan akan lebih mudah terwujud,” pungkasnya. (luk)