BI NTB Bersama FWE Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir

bantuan-korban-banjir
PEDULI BENCANA : Bank Indonesia bersama FWE NTB menyalurkan 1000 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Lombok Barat, Kamis (9/12).

MATARAM – Sebanyak 1000 paket sembako disalurkan kepada korban banjir di Lombok Barat yang terjadi pada Senin 6 Desember 2021. Bantuan tersebut disalurkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTB bersama Forum Wartawan Ekonomi (FWE) NTB, Kamis (9/12).  Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Kepala Desa Senteluk Fuad Abdul Rahman, oleh perwakilan BI NTB dan FWE NTB.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan selimut yang banyak dibutuhkan oleh korban di Desa Senteluk, Batu Layar, Lombok Barat merupakan salah satu desa yang terdampak parah banjir bandang yang terjadi pada Senin pagi (6/12). Bahkan, air banjir hingga saat ini masih menggenangi rumah mereka dengan ketinggian 1 meter. Saat ini ratusan jiwa sedang mengungsi dan membutuhkan beberapa perlengkapan tidur dan sembako, serta obat-obatan.

“Kami berterima kasih dengan bantuan dari Bank Indonesia NTB dan Forum Wartawan Ekonomi NTB. Ada 120 KK atau 470 jiwa mengungsi dengan tenda-tenda di desa kami,” ungkap Kepala Desa Senteluk Fuad Abdul Rahman, Kamis (9/12).

BACA JUGA :  Bank NTB Syariah Bersama FWE NTB Salurkan Paket Sembako untuk Korban Banjir Lombok Barat

Fuad mengaku jika bantuan dari BI NTB bersama FWE sangat membantu masyarakat terdampak gempa yang mengungsi. Di mana ada dua dusun yang terdampak dari banjir. Akibat Banjir yang terjadi pada Senin lalu ada 120 kepala keluarga mengungsi karena rumah mereka terendam hingga 1,5 meter. Bahkan, jika melihat kondisi di perkampungan warga, genangan air setinggi 1 meter butuh waktu hingga 1 bulanan baru kering dan itupun kalau tidak turun hujan lagi.

“Sampai 4 hari, rumah penduduk masih terendam banjir karena tidak ada saluran air di sekitar rumah penduduk,” ujarnya.

Sebaran bantuan hampir merata ke seluruh wilayah yang terdampak. Dari Kecamatan Batu Layar, hingga Kecamatan Gunungsari. Desa Senteluk, adalah salah satu sasaran bantuan ini. Karena dampak parah banjir. Bahkan sampai saat ini masih ada rumah-rumah yang terendam genangan di Dusun Aik Genit dan Karang Telaga.

Perwakilan dari Bank Indonesia NTB Nando berharap bantuan yang diberikan tersebut bisa mengurangi beban masyarakat selama berada di pengungsian. Bantuan berupa makanan, selimut dan lainnya, diharapkan bisa sedikit mengurangi beban masyarakat terdampak.

BACA JUGA :  Bank NTB Syariah Bersama FWE NTB Salurkan Paket Sembako untuk Korban Banjir Lombok Barat

“Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat yang berada di pengungsian,” harapnya.

Sementara itu, Ketua FWE NTB Bulkaino menjelaskan bantuan sembako dan selimut merupakan bentuk solidaritas dari Bank Indonesia NTB serta FWE NTB, terutama pada kondisi bencana alam yang dialami masyarakat di Lombok Barat saat ini.

“Bencana banjir besar ini memberi dampak sosial dan ekonomi, banyak masyarakat yang tidak bisa beraktivitas normal, sehingga membutuhkan uluran tangan semua pihak,” tuturnya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mencatat sebanyak 5.879 keluarga terdampak banjir di Kabupaten Lobar. Semuanya tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Batulayar, Gunungsari, Lingsar, dan Sekotong. Bencana alam tersebut menyebabkan lima korban jiwa, delapan orang mengalami luka, dan 1.880 jiwa mengungsi ke tempat aman. (dev)