BI NTB Bantu Pengembangan Budidaya Udang Vaname Pesantren Darul Yatama Jerowaru

Bantuan BI Udang Vaname
BANTUAN : Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji menyerahkan bantuan secara simbolis bantuan 9 kincir air untuk budidaya tambak udang vaname dan 2 mesin sumur bor untuk pesantren, Rabu (28/9).

PRAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB terus memberikan komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata di tengah masyarakat, sehingga terwujud kesejahteraan dan angka kemiskinan turun. Komitmen BI NTB diwujudkan dengan menggelontorkan banyak bantuan kepada masyarakat dan lembaga, baik itu dalam bentuk barang alat produksi dan juga dukungan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Seperti yang dilakukan BI NTB dalam mendukung kemandirian ekonomi pondok pesantren (ponpes) yag ada di NTB. Terdapat 15 ponpes di NTB yang mendapatkan dukungan BI dalam kemandirian pengembangan ekonomi ummat. Salah satunya adalah Ponpes Darul Yatama Wal Masakin, Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. BI NTB memberikan bantuan untuk dukungan budidaya tambak udang vaname berupa 9 unit kincir air. Selain itu, BI NTB juga membantu dua unit mesin sumur bor untuk kebutuhan air bersih santri yang ada di asrama ponpes Darul Yatama Wal Masakin, Jerowaru, Lombok Timur.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Heru Saptaji mengatakan, Darul Yatama Wal Masakin merupakan ponpes ke 15 di NTB yang menjadi bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) pada bidang peningkatan kapasitas menuju pesantren yang mandiri.

Baca Juga :  Penelitian KPJU Unggulan UMKM Bisa Jadi Acuan Pembangunan Daerah

“Tahun ini sudah ada 15 pesantren yang mendapatkan dukungan BI dalam pengembangan ekonomi ponpes di NTB,” sebut Heru Saptaji, di sela-sela penyerahan bantuan 9 kincir air untuk dukungan pengembangan tambak budidaya udang vaname dan dua mesin bor air bersih untuk asrama santri ponpes di asrama yang diterima langsung oleh Pembina Ponpes Darul Yatama Wal Masakin Jerowaru TGH Saepul Islam, Lc, MA dan TGH Badarul Islam, Rabu (28/9).

Heru Saptaji tertarik menjadi bagian dari usaha ponpes Darul Yatama Wal Masakin Jerowaru, Lombok Timur dalam mengembangkan tambak udang vaname. Heru menilai komoditas budidaya udang vaname menguntungkan dengan potensi pasarnya cukup besar, baik di dalam negeri, maupun ekspor. Oleh karena itu, selain memberikan bantuan kincir air, BI NTB juga berencana mendatangkan pakar udang vaname untuk membantu dan mendampingi pengembangan usaha ponpes untuk budidaya tambak udang vaname, dengan harapan produksinya lebih meningkat dari sebelumnya, sehingga kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ponpes dalam bidang ekonomi bisa meningkat.

Baca Juga :  Jaga Pemulihan Ekonomi, BI NTB Gelar Vaksinasi Booster

“Kita berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaiknya untuk kemajuan ekonomi ummat. Adapun total bantuan yang disalurkan untuk Ponpes Darul Yatama Wal Masakin, baik itu 9 kincir air dan 2 mesin sumur bor senilai Rp 130 juta,” sebut Heru.  

Sementara itu, Pembina Ponpes Darul Yatama Wal Masakin TGH Saipul Islam, MA menyampaikan terima kasih atas dukungan BI NTB dalam mendukung pengembangan ekonomi pesantren termasuk juga bantuan mesin sumur bor untuk memenuhi kebutuhan santri dalam air bersih.

“Bantuan yang diberikan BI NTB ini akan berdampak positif terhadap keberlangsung usaha pesantren Ponpes Darul Yatama Wal Masakin Jerowaru,” ucapnya.

Saipul Islam menyebut, sebanyak 80 persen biaya operasional pesantren berasal dari usaha mandiri dari ponpes. Mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), peternakan sapi, budidaya tambak udang vaname hingga perkebunan dan pertanian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Indonesia atas bantuan dan dukungannya dalam mengembangkan usaha pesantren menjadi lebih mandiri ke depannya,” ungkapnya. (luk)

Komentar Anda