Bertambah 19 Kasus Positif Corona, Dua WNA

UPDATE : Data perkambangan Covid-19 pada 4 Juli 2020

MATARAM-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB melaporkan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 pada, Sabtu (4/7) bertambah 19 orang dua diantaranya Warga Negara Asing (WNA), tida ada tambahan kasus baru kematian. Disisi lain sembilan orang tambahan pasien sembuh.

Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mangatakan, setelah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir sebanyak 170 sampel dengan hasil 139 sampel negatif, 12 sampel positif ulangan, dan 19 sampel kasus baru positif Covid-19. “Dengan adanya tambahan 19 kasus baru terkonfirmasi positif, 9 (sembilan) tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTBsampai hari ini (Sabtu,red) sebanyak 1330 orang, dengan perincian 876 orang sudah sembuh, 66 meninggal dunia, serta 388 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Sabtu malam (4/7).

Dari angka 19 orang tambahan kasus baru positif dua orang WNA yang terpapar virus asal negara Tirai Bambu itu yakni, Pasien nomor 1315, an. Ny. LM, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Warga Negara Asing. Pasien merupakan pelaku perjalanan yang lama tinggal di Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1316, an. Tn. SM, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Warga Negara Asing. Pasien merupakan pelaku perjalanan yang lama tinggal di Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik;l.

Sementaran tambahan kasus baru lainnya yang merupakan pasien Kota Mataram tujuh orang, Lombok Barat tiga orang, Lombok Timur tiga orang, Kota Bima satu orang, dan tiga tambahan kasus baru dari luar Provinsi. Disebutkan, Pasien nomor 1312, an. Tn. MT, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Disusul, Pasien nomor 1313, an. Ny. BOVW, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Ketangga Jeraeng, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1314, an. Tn. AM, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Boyolali Jawa Tengah. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1317, an. Tn. AKD, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Depok, Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1318, an. Tn. LHA, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Sakra, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1319, an. Tn. S, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1320, an. Ny. HF, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada dengan kondisi baik.

Selanjutnya, Pasien nomor 1321, an. Ny. BR, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1322, an. Tn. MD, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1323, an. Tn. DZ, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1324, an. Tn. MIR, laki-laki, usia 25 tahun, penduduk Bekasi, Jawa Barat. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1325, an. Tn. AHH, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1326, an. Tn. HJ, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1327, an. Tn. SW, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1328, an. Ny. NPCPD, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1329, an. Ny. MF, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.

Dan, Pasien nomor 1330, an. Tn. H, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Kalijaga, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Semantara tambahan sembilan pasien sembuh setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Mereka adalah Pasien nomor 921, an. Ny. J, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 937, an. Tn. RAR, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk wilayah Puskesmas Cakranegara, Kota Mataram.

Kemudian, Pasien nomor 1039, an. Tn. AF, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 1051, an. Ny. N, perempuan, usia 69 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien nomor 1066, an. Tn. FT, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 1087, an. Tn. H, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1125, an. An. MH, perempuan, usia 10 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1128, an. Tn. MM, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 1225, an. Tn. GGWS, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Mataram, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.

Ia juga menjelaskan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.989 orang dengan perincian 375 orang (19%) PDP masih dalam pengawasan, 1.614 orang (81%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.669 orang, terdiri dari 271 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 6.398 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 11.255 orang, terdiri dari 994 orang (9%) masih dalam pemantauan dan 10.261 orang (91%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 66.310 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.578 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 64.732 orang (98%),” jelasnya. (sal)