Bertambah, 12 Kasus Baru Positif Corona, Sembilan Pasien Sembuh

UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di NTB pada 21 Juli 2020.
UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 di NTB pada 21 Juli 2020.
Advertisement

MATARAM – Angka kasus baru terkonfirmasi posisif Covid-19 pada Selasa (21/7) sebanyak 12 orang, dengan tambahan pasien sembuh sebanyak sembilan orang, tidak ada kasus kematian baru.

   Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mengatakan, ada 112 sampel  telah  diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, dan Laboratorium TCM RSUD HL Manambai Abdulkadir  dengan hasil 85 sampel negatif, 15 sampel positif ulangan, dan 12 sampel kasus baru positif Covid-19. “Dengan adanya tambahan 12 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, sembilan tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (21/7/2020) sebanyak 1.789 orang, dengan perincian 1.133 orang sudah sembuh, 98 meninggal dunia, serta 558 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Selasa malam (21/7/2020).

 Tambahan kasus baru positif tersebut, terjadi di Kota Mataram sebanyak enam orang, Lombok Barat tiga orang, Lombok Utara dan Kota Bima bertambah masing-masing satu orang. Serta satu orang tambahan kasus baru pasien dari luar Provinsi NTB. Sedangkan tambahan pasien sembuh setelah melalui tahap uji swab dua kali negatif yakni dari Kota Mataram tiga orang, Lombok Barat empat orang,Lombok Tengah satu orang dan Lombok Timur satu orang.

  Angka penambahan kasus positif baru di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat masih cukup tinggi, katanya, hal ini menunjukkan bahwa penularan Covid-19 secara transmisi lokal masih terus terjadi dan hingga saat ini belum dapat dikendalikan dengan baik. Oleh karena itu, pihaknya terus menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam seluruh aktifitas sosial, selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pencegahan dan disiplinpada protokol Covid 19 ini harus dilakukan secara kolektif dan gotong royong oleh seluruh masyarakat, baik di rumah tangga, lingkungan desa/kelurahan maupun ditempat-tempatkeramaian, area publik, pasar dan perkantoran. Selain itu tidak boleh ada stigma negatif jika ada diantara warga atau tetangga yang terkonfirmasi positif. “Mereka semua harus kita bantu dan berikan motivasi agar cepat sembuh, seraya kita semua tetap disiplin menjaga kesehatan sesuai protokol yang telah ditetapkan,”ucapnya.

 Ia juga menjelaskan hingga saat ini, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.387 orang dengan perincian 450 orang (19%) PDP masih dalam pengawasan, 1.937 orang (81%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 7.015 orang, terdiri dari 325 orang (5%) masih dalam pemantauan dan 6.690 orang (95%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 14.381 orang, terdiri dari 1.042 orang (7%) masih dalam pemantauan dan 13.339 orang (93%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 69.110 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.497 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 67.613 orang (98%),”jelasnya. (sal)

BACA JUGA :  Kasus Baru Positif Covid-19 Didominasi Lobar
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid