Berlatar DPSP The Mandalika, Film “AKAD” Siap Mengisi Layar Bioskop

FILM AKAD: Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti, Director of Sales PT SGMW Sales Indonesia Harry Kamora, sebagai perwakilan Wuling Motor, Sutradara Reka Wijaya, Mathias Muchus dan Indah Permatasari, ketika meluncurkan teaser film “AKAD”. (ITDC FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM — Kreativitas insan film tanah air tidak berhenti begitu saja. Meskipun pandemi COVID-19 sejak 2020 lalu, justru dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, seluruh proses produksi film “AKAD” telah berjalan dan diselesaikan sesuai rencana, dan sekarang siap untuk dinikmati seluruh pecinta film mulai September 2021 mendatang melalui bioskop di seluruh tanah air.

Berangkat dari inspirasi cerita cinta pada Lagu “AKAD” ciptaan Moh. Istiqamah Djamad (Is), PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika, bekerjasama dengan IFI Sinema dan E-motion Entertainment serta didukung oleh Wuling Motor, berhasil melahirkan sebuah karya film yang akan menghidupkan kembali sektor pariwisata, otomotif, dan juga industri musik disaat yang bersamaan.

Lokasi produksi film yang mengambil lokasi DPSP The Mandalika di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan akan menghidupkan romansa para milenial masa kini juga tren road-trip yang semakin diminati untuk menjangkau lokasi-lokasi eksotik di tanah air.

Hari ini ITDC, IFI Sinema, E-motion Entertainment didukung Wuling Motor meluncurkan teaser film “AKAD”, yang dihadiri oleh Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti, Director of Sales PT SGMW Sales Indonesia Harry Kamora, sebagai perwakilan Wuling Motor, Sutradara Reka Wijaya, Mathias Muchus dan Indah Permatasari.

BACA JUGA :  BLH : Banyak Warga Lobar Buang Sampah di Wilayah Mataram

Film “AKAD” menampilkan Indah Permatasari, Kevin Julio, Nino Fernandez, Debo Andryos, dan Jennifer Coppen, serta tidak ketinggalan aktor senior Mathias Muchus, sebagai pemeran utama.

Dengan alur cerita yang mengharukan, film ini akan menghadirkan drama percintaan dan keluarga yang dibalut dengan komedi, yang akan menggelitik hati para penonton untuk merasakan kebahagiaan, kemarahan dan kesedihan secara lengkap.

“Film AKAD adalah terobosan kreatif yang menjanjikan sinergi antara industri film dan sektor pariwisata. Apalagi saat ini pemerintah terus mendorong kunjungan wisatawan domestik ke Mandalika, salah satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), dengan pemandangan alam yang mempesona serta udara segar, yang akan menjadi pengalaman berkesan,” kata Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti, dalam siaran pers yang diterima Radar Lombok, Jumat (4/6).

Wuling Motors Indonesia sebagai sponsor juga menyampaikan rasa antusiasme luar biasa pada rilis cuplikan film (teaser) film AKAD hari ini. Wuling dan ITDC mendorong para pecinta film ikut berpartisipasi dalam mendukung destinasi pariwisata dalam negeri, dan mempromosikan kepatuhan protokol kesehatan selama perjalanan dan berwisata, sehingga dapat turut memutus mata rantai penularan COVID-19.

BACA JUGA :  Pemkot Mataram Ingin Keluar Dari Zona Kuning Standar Pelayanan Publik

“Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berkiprah dalam penggarapan film AKAD. Profesionalisme para pemain, dan kru adalah pencapaian yang luar biasa dan harapannya film ini akan disambut antusias oleh seluruh pecinta film nasional, dan tidak kalah penting memacu kebangkitan industri film, otomotif dan pariwisata tanah air,” tambah Director of Sales PT SGMW Sales Indonesia Harry Kamora.

Film “Akad” oleh sutradara Reka Wijaya sengaja dikemas sangat sederhana namun berkesan, dan pastinya harus menjadi film yang wajib ditonton setiap pasangan muda, atau mungkin yang belum memiliki pasangan untuk memiliki secercah harapan bahwa mereka bisa bertemu dengan belahan jiwanya dimanapun dan kapanpun.

“Para pecinta film tanah air, jangan lupa nantikan film AKAD pada seluruh bioskop di penjuru Indonesia, dan mari dukung sinergi industri film dan industri pariwisata di Indonesia,” tutup Reka Wijaya, Sutradara Film AKAD. (*/gt)