Berkas Ziadi-Aswatara Diterima, Berkas Saswadi-Dahrum Ditolak

DITOLAK: Pasangan balon bupati dan wabup Lombok Tengah H Lalu Saswadi dan H Dahrum dari jalur indepnden saat ditahap petugas KPU Lombok Tengah di pintu gerbang (Haerudin/radar lombok)

PRAYA — Dua pasangan bakal calon bupati dan wabup mendaftar di hari pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah.

Pasangan Ahmad Ziadi dan Lalu Aswatara dan pasangan independen H Lalu Saswadi dan H Dahrum memilih mendaftar pada hari Jumat (4/9). Kedua rombongan pasangan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) ini datang dalam waktu yang hampir bersamaan karena miskomunikasi. Awalnya, rombongan Saswadi-Dahrum mendatangai kantor KPU sekitar pukul 14.00 Wita. Namun, kedatangan pasangan ini dihentikan jajaran KPU di depan pintu gerbang. Sebab, KPU menjadwalkan akan menerima pasangan ini sekitar pukul 15.00 Wita.

Saswadi-Dahrum memilih datang lebih awal dengan diiringi ribuan pendukungnya dan musik tradisional gendang beleq. Setelah berkoordinasi, rombongan pasangan ini akhirnya mundur menyusul kedatangan rombongan pasangan Ziadi-Aswatara.
KPU kemudian menerima rombongan pasangan balon yang diusung Partai Demokrat dan PPP ini sekitar pukul 14.30 Wita. Dalam kesempatan itu, KPU menerima seluruh persyaratan pasangan Ziadi-Aswatara yang sudah melengkapi syarat. Ziadi-Aswatara sendiri memilih mendaftar di hari pertama karena bertepatan dengan hari Jumat.
Hari Jumat dianggap sebagai hari yang penuh berkah karena penghulu dari hari-hari lain. ‘’Kami mengawali pendaftaran ini dengan salat Jumat berjamaah dulu di Masjid Agung Praya,’’ kata balon bupati Ahmad Ziadi.

Agenda itu, terang Ziadi, berkaitan dengan visi misinya untuk membangun Lombok Tengah secara gotong royong dan berjamaah. Karena menurutnya, perjuangan ibadah politik ini harus dilakukan secara berjamaah. Semuanya harus dilakukan secara bersama-sama dalam membangun sebuah tatanan pemerintahan. Karena itu, pihaknya akan segera merapatkan barisan dengan parpol pengusung dan tim yang sudah dibentuk. Hal itu dilakukan untuk menentukan langkah yang diambil selanjutnya. Termasuk mematangkan visi dan misi ke depan. “Ke depan visi misi yang kita bangun juga harus bisa menyesuaikan dengan keuangan yang ada di daerah. Di mana, kita harus mampu berpikir untuk bagaimana membantu mendatangkan pembiyayaan di luar APBD dan itu akan kita rumuskan bersama,” terangnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Tengah ini menegaskan akan melanjutkan berbagai pembangunan Bupati HM Suhaili FT yang sudah banyak berjasa untuk Lombok Tengah. Karena baginya, hal yang baik harus tetap dilanjutkan dan jika masih ada kekurangan maka harus bisa disempurnakan. “Karena pemimpin itu harus bertanggung jawab terhadap rakyat yang dipimpinnya dan di akhirat nantinya,” pungkasnya.

Sementara itu, KPU Lombok Tengah terpaksa mengembalikan berkas syarat pasangan Saswadi-Dahrum karena tidak lengkap. Salinan berkas yang dibawa pasangan Saswadi-Dahrum masih terdapat kekurangan. Karena aturannya, berkas persyaratan harus digandakan menjadi dua rangkap. ‘’Sementara yang dibawa pasangan Saswadi-Dahrun hanya satu rangkap. Makanya kita kembalikan untuk dilengkapi,’’ kata Ketua KPU Lombok Tengah, Lalu Darmawan.
Lalu Saswadi juga mengakui, bahwa berkasnya dikembalikan. Timnya akan segera melengkapi berkas persyaratan sesuai aturan yang ditetapkan KPU. ‘’Itu bukan masalah serius. Karena sebenarnya sudah kita lengkap tapi harus rangkap dua semua dokumen yang diserahkan. Tapi kita akan segera melengkapi dan oleh KPU meminta kita mengantar besok pagi (hari ini,red),” katanya. (met)