Berkas Ketua KSU Rinjani Sudah P21

Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana (ABDURRASYID EFENDI)

MATARAM–Kasus dugaan penyebaran hoaks yang dilakukan Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani, Sri Sudarjo memasuki babak baru. Setelah beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka, kini berkas perkaranya sudah dinyatakan P21. “Sudah P21 oleh Kejaksaan,” jawab Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana saat dihubungi, Selasa (5/4).

Selanjutnya akan dilakukan tahap 2, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti. Untuk jadwal agenda penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan tidak disebutkan secara rinci. “Sesegera mungkin, tunggu info dari kejaksaan,” katanya.

BACA JUGA :  Lima Pelaku Narkoba Ditangkap di Tiga Lokasi Berbeda

Apakah tersangka sudah ditahan, Ekawana tidak menjawab. Namun sebelumnya dikatakan, tersangka belum ditahan karena kooperatif yaitu tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Alasan inilah yang memberikan keyakinan bahwa yang bersangkutan tidak perlu ditahan dan proses jalan terus.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini tersangka diduga menyebarkan berita bohong. Hal itu disampaikan melalui unggahan videonya yang berjudul Konferensi Pers KSU Rinjani tanggapan terkait laporan Gubernur NTB ke Polda NTB.

BACA JUGA :  Menyesal Melapor, Suhaeni Tak Tahu Ibunya yang Mencuri HP

Adapun informasi yang disampaikan Sri Sudarjo dalam konten youtube tersebut, secara garis besar berisi tentang Pemerintah Provinsi NTB menyembunyikan Dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dan menggagalkan program pemerintah tentang bantuan 3 ekor sapi untuk satu anggota KSU Rinjani dengan anggaran Rp 100 juta.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 dan Pasal 27 ayat 3 UU ITE yang berisi bahwa apabila menimbulkan kegaduhan di masyarakat maka terpenuhi Pasal 14 dan Pasal 15 UU Nomor 1/1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. (cr-sid)