Berdiri Kokoh Dengan Desain Bagus, Masjid Jami’ Nurul Hikmah Jadi Ikon di KLU

DESAIN BAGUS : Inilah masjid Jami' Nurul Hikmah, Kecamatan Pemenang yang menjadi ikon. (herymahardika/radarlombok)

TANJUNG–Masjid Jami’ Nurul Hikmah dijadikan sebagai ikon di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Hal ini dikarenakan desain bangunannya yang bagus, kokoh, tahan gempa, serta fasilitas yang cukup memanjakan masyarakat yang datang menunaikan ibadah.

Mulai dari halaman yang luas untuk parkir, taman yang tertata rapi serta fasilitas tempat wudhu dan toilet yang bersih, juga dibekali AC di ruangan ibadah.

“Alhamdulillah masjid ini kita jadikan ikon di Kecamatan Pemenang, karena masjid ini sangat bagus sekali, bahkan di tempat sholat nya dipakai AC,” ujar Pengurusan Masjid Jami’ Nurul Hikmah Lalu Asnawi, Jumat (10/12).

Mewakili masyarakat, Asnawi mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak penyumbang pembangunan Masjid Jami’ Nurul Hikmah.

Sebab, masjid yang dibangun begitu megah dengan struktur paten dan tahan gempa.

BACA JUGA :  Mau ke Lombok Utara, Grup Kecimol Asal Lombok Tengah Dicegat Polisi

Sebelum dibangun, tim tekhnis dari Universitas Unram (Unram) dan PUPR KLU didatangkan untuk menyesuaikan bangunan dengan kondisi gempa.

Ia menceritakan, sebelumnya masyarakat tidak ada yang mau untuk dibangun masjid bertingkat. Hal ini lantaran trauma yang dialami masyarakat akibat gempa Agustus 2018 lalu.

Namun pihaknya meyakinkan masyarakat, meski berlantai dua bangun masjid yang dibangun benar-benar kokoh karena telah melibatan tim ahli dalam bidang pembangunan.

“Adanya masjid ini, Allhamdulilah. Karena Masjid ini salah satu masjid di KLU yang paling paten dari segi strukturnya, ditambah lagi dengan keindahannya, sehingga kami jadikan sebagai Masjid ikon untuk Kecamatan pemenang, ” jelasnya..

“Masyarakat benar-benar terbantu dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan untuk pembangunan masjid,” tambahnya.

BACA JUGA :  Mahkota Pemenang, Rumah Bersubsidi Rasa Komersil

Menurut dia, keberadaan masjid ini sangat dirasa penting oleh umat islam di KLU. Meski diketahui banyak masjid yang dibangun di masing-masing dusun di KLU.

Namun, karena posisi Masjid Jami’ yang dibangun begitu strategis serta bangunannya bagus sehingga masjid ini menjadi ikon.

“Makanya banyak kesan masyarakat dari luar itu bilang, bahwa masjid ini benar-benar bagus, nyaman, jadi ini menjadi nilai tersendiri,” bebernya.

Tidak hanya itu, karena bagus banyak masayarakat luar usai menunaikan ibadah di Mesjid Jami’ melakukan selfie. Untuk menambah kenyamanan pengujung pihak nya berencana menyediakan tempat minum kopi dan teh gratis.

“Tidak hanya itu di lantai bawah juga digunakan sebagai tempat literasi budaya tentang sejarah KLU,” paparnya.(flo/*)