Berdayakan Usaha Kecil, PT AMGM Beli Garam Sekotong

H. LALU AHMAD ZAINI

GIRI MENANG- Sebagai bentuk komitmen pemberdayaan usaha kecil dan menengah, PT Air Minum Giri Menang (PT AMGM) membeli garam produksi petani Sekotong. Garam dalam jumlah besar dibutuhkan oleh perusahaan sebagai penjernih air pengganti kaporit dengan teknologi generator disinfektan sehingga air layak dikonsumsi oleh pelanggan. Nah, kebutuhan akan garam tersebut disuplai oleh petani garam di Sekotong. “Kita sudah lama bekerja sama dengan koperasi di sana (Sekotong). Kita beli garam mereka. Ini bentuk perhatian terhadap usaha kecil dan menengah di sana juga,” ungkap Direktur Utama PT AMGM, H. Lalu Ahmad Zaini, kepada Radar Lombok, Senin (7/11).

Salah satunya, PT AMGM membeli garam petani yang dihimpun oleh koperasi syariah Bina Laut Sekotong. Koperasi ini dipimpin oleh H. Badrun. Dalam sebulan, jumlah garam yang dibutuhkan untuk proses penjernihan air PT AMGM mencapai 15 ton sampai 25 ton. Untuk memenuhi kebutuhan ini, koperasi setempat memberdayakan warga sekitar. Di samping memproduksi garam kasar, koperasi juga memproduksi garam halus bermerek. Salah satunya untuk kebutuhan PNS di Lombok Barat. ” Untuk PDAM Giri Menang, tergantung kebutuhan. Kadang 15 , kadang 25 ton, ” ungkap H. Badrun, yang dihubungi Radar Lombok via telpon.

Koperasi Syariah Bina Laut berdiri tahun 2005 lalu. Lahan pengolahan garam koperasi ini ada di Desa Cendi Manik Kecamatan Sekotong, di wilayah pesisir setempat. Anggotanya sekitar 300 orang. Usahanya tidak hanya garam, melainkan juga usaha lain yang berkaitan dengan perikanan dan kelautan. Garam juga tak hanya untuk kebutuhan PT AMGM, melainkan untuk industri lain yang membutuhkan garam.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat diminta serius mengintervensi usaha garam rakyat. Untuk bisa menghasilkan kualitas garam yang bagus, petani butuh peralatan dan skill yang memadai.(git)

Komentar Anda