Berburu Uang Kertas Edisi Khusus Kemerdekaan Rp 75000

UANG KEMERDEKAAN : Salah seorang warga kota mataram menunjukkan uang kertas edisi khusus kemerdekaan Rp. 75.000
UANG KEMERDEKAAN : Salah seorang warga kota mataram menunjukkan uang kertas edisi khusus kemerdekaan Rp. 75.000

MATARAM – Bank Indonesia (BI) menghadirkan uang rupiah edisi khusus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 dengan nilai satu lembar kertas Rp 75.000. Uang kertas emisi 2020 edisi khusus ini dicetak hanya 75 juta beliet atau lembar yang kemudian di sebar di 34 provinsi se Indonesia dengan kuota terbatas.

Untuk mendapatkan atau menukar uang pecahan kertas edisi khusus HUT RI ke-75 tersebut, masyarakat mendaftar secara online melalui website https://PINTAR.bi.go.id mulai pukul 15.00 Wita pada Selasa 17 Agustus. Hanya saja, untuk kuota pendaftaran penukaran uang edisi khusus Rp 75.000 sudah fullboking pada Selasa malam, 17 Agustus pukul 20.30 Wita.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB Iwan Kurniawan membenarkan jika animo masyarakat di NTB untuk mendapatkan uang edisi khusus HUT Kemerdekaan RI ke-75 cukup tinggi.

“Animo masyarakat NTB untuk mendapatkan uang rupiah edisi khusus Kemerdekaan ke-75 ini cukup tinggi. Pendaftar secara online sejak Selasa malam sudah fullboking untuk penukaran sampai September di Kantor Perwakilan BI NTB,” kata Iwan Kurniawan, Selasa (18/8).

Untuk penukaran uang emisi khusus Kemerdekaan, pada Agustus sampai September hanya dilayani di Kantor Perwakilan BI NTB. Setiap harinya melayani 150 orang yang dibagi tiga sesi. Sesi pertama pada pukul 09.00- 10.00 Wita, sesi kedua 10.00 -11.00 Wita dan sesi ketiga 11.00-12.00 wita. Setiap sesi melayani untuk penukaran 50 orang atau untuk 50 lembar uang kertas emisi khusus Kemerdekaan.

Bagi masyarakat yang sudah mendaftar secara online, lanjut Iwan, mereka datang ke BI NTB untuk melakukan penukaran sesuai dengan jadwal yang mereka ambil saat mendaftar. Selain itu, masyarakat yang sudah terdaftar tersebut harus membawa KTP asli dan bukti mereka sudah terdaftar secara online sesuai dengan sistem.

Kendati terbatas, Iwan menyebut masyarakat yang sudah mencoba mendaftar secara online melaui website : https://PINTAR.bi.go.id, tapi sudah terlambat dan fullboking, maka tidak perlu khawatir. Karena masih ada layanan penukaran uang edisi khusus Kemerdekaan tersebut di periode kedua, yakni pada Oktober mendatang.

Layanan penukaran nantinya bisa dilakukan di lima bank mitra yang telah ditunjuk kantor pusat BI, diantaranya Bank Mandiri, Bank BRI, BNI, BCA dan CNBC. Hanya saja, tetap jumlahnya terbatas sesuai dengan kuota secara nasional, karena memang uang edisi Kemerdekaan ini di cetak terbatas.

“Uang kertas rupiah edisi Kemerdekaan ini dicetak terbatas. Jadi tidak semua masyarakat bisa mendapatkannya,” terang Iwan.

Iwan juga memastikan uang edisi khusus Kemerdekaan tersebut tetap bisa digunakan bertransaksi sesuai dengan jumlah nominalnya. Masyarakat bisa memanfaatkan uang edisi khusus Kemerdekaan itu untuk bertransaksi secara normal pada umumnya.

“Uang Rp 75 ribu ini tetap bisa digunakan bertransaksi sebagai alat pembayaran yang sah,” pungkasnya. (dev)