Beraksi Siang Bolong, Perampok Gondol Rp 500 Juta

Korban Disekap dan Ditusuk

Beraksi Siang Bolong, Perampok Gondol Rp 500 Juta
OLAH TKP : Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP perampokan di toko oleh-oleh di Jalan Amir Hamzah Karang Bedil Kota Mataram, Jumat kemarin (10/11). (Ali Ma’shum/Radar Lombok)

MATARAM—Aksi perampokan di Kota Mataram kembali terjadi. Kali ini, sebuah toko yang menjual oleh-oleh dan  madu Sumbawa di Jalan Amir Hamzah Karang Bedil Kelurahan Mataram Timur dirampok oleh sekelompok orang sekitar pukul 10.40 Wita, Jumat kemarin (10/11). Modus pelaku dengan  berpura-pura menjadi pembeli.  Setelah cukup lama berada di dalam toko. Pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang langsung menyekap dua penjaga toko Agus Salim dan Hj Fadlun.

Keduanya diikat pelaku menggunakan kabel setrika. Mulut keduanya ditutup menggunakan lakban dan dibawa ke kamar mandi. Penderitaan korban tak berakhir,Agus Salim ditusuk menggunakan senjata tajam. Setelah beberapa saat, para pelaku meninggalkan korban.

Sebelum kabur, pelaku merampas perhiasan berupa kalung dan gelang emas sebanyak 8 buah seberat 40 gram yang sedang dipakai korban Hj Fadlun. Pelaku juga mengambil uang sebesar Rp 320 juta.  Total kerugian korban mencapai Rp 500 juta.

BACA JUGA :  Pencuri Motor di Bawah Umur Ditangkap

Meski peristiwa ini terjadi siang bolong dengan lokasi di pinggir jalan yang ramai arus lalu lintas,tidak   diketahui oleh warga sekitar. Kejadian naas ini baru diketahui warga setelah Agus Salim keluar meminta pertolongan. Warga sangat terkejut dengan luka sobek di perut sebelah

Tidak berapa lama, personel Polsek Mataram mendatangi TKP. Aparat langsung melakukan olah TKP. Sedangkan korban Agus Salim  dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar.

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga telah memantau toko. Kawanan pelaku sudah mengintai lokasi dan situasi toko yang hanya dijaga oleh dua orang ini. Putri Hj Fadlun, Heni Andriani mengatakan, keluarga belum mengetahui secara pasti jumlah dari pelaku. Pasalnya, Hj Fadlun masih  kaget dengan kejadian mengerikan yang dialaminya. ‘’ Beliau masih kaget. Dia bilang pelakunya ada tiga. Berubah lagi empat orang. Nanti yang tahu pasti itu paman saya (Agus Salim),’’ ujarnya.

Sedangkan pamannya, menurut dia sudah mendapatkan perawatan medis. Agus Salim langsung menjalani operasi terhadap luka yang dialami. ‘’ bisa saja dia lewat (meninggal) kalau telat Dibawa ke rumah sakit,’’ imbuhnya.

Lurah Mataram Timur H Musta’al mengatakan, kejadian tersebut terjadi di siang bolong. Warga tidak menyangka pelaku nekat beraksi disiang hari. ‘’ Jelas ini sudah terpantau oleh mereka (pelaku). Karena disini cukup ramai orang lalu lalang. Disebelahnya juga kan ada toko juga. Betul-betul sudah diawasi sebelumnya ini,’’ katanya sambil meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan.

BACA JUGA :  Operasi Zebra Gatarin, Pelajar SMP di Kota Mataram Kedapatan Bawa Sabu

Terpisah, Kapolres Mataram AKBP Muhammad memastikan kepolisian telah selesai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ada beberapa petunjuk yang sudah didapatkan. Keterangan yang didapat ini akan digunakan untuk mengejar pelaku. Pihaknya juga sudah meminta keterangan beberapa saksi. ‘’ Nekat sekali mereka. Ini akan kita selidiki terus,’’ ungkap singkat.(gal)