Bentrok Antar Kampung, Dua Warga Terluka

BERKUMPUL: Massa dari Dusun Selanget saat berkumpul di jalan bypass Batujai, Senin (5/9) malam. ( M Haeruddin/Radar Lombok )

PRAYA – Warga dua dusun di Desa Penujak Kecamatan Praya Barat yakni Dusun Montor dan Dusun Selanglet terlibat bentrok. Hal ini dipicu permasalahan saat berlangsungnya pertandingan sepak bola Kades Cup di desa itu. Akibat dari bentrokan itu, setidaknya dua warga mengalami luka yang cukup serius.

Pertandingan sepak bola ini berlangsung pada Senin (5/9) sore. Saat pertandingan inilah terjadi bentrokan. Bahkan keributan tidak selesai di lapangan. Dari pantauan Radar Lombok pada pukul 21.30 Wita di jalan bypass Penujak Dusun Mentokok Desa Penujak, warga dari Dusun Mentokok dan Dusun Selanglet bersiaga imbas dari kejadian sore saat pertandingan sepak bola. Begitu juga dengan di Dusun Montor warga juga sama-sama siaga.

Hanya saja, aparat kepolisian bergerak cepat turun ke kedua dusun tempat masa berkumpul ini. Warga yang terlibat perkelahian ini juga langsung dimediasi di Polres Lombok Tengah. Hasilnya kedua kubu yang bertikai ini bersepakat untuk damai. Meski begitu, aparat kepolisian masih siaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Perkelahian antar kampung ini bermula pada pukul 16.00 Wita saat berlangsung pertandingan sepak bola antar Dusun Montor dan Dusun Selanget. Saat pertandingan pertama berjalan dengan lancar. Akan tetapi memasuki babak kedua di menit akhir pertandingan, terjadi pelanggaran oleh pemain dari kesebelasan Dusun Montor yang menginjak leher pemain dari Dusun Selanglet.

Baca Juga :  Tinggal Kejar Perunggu

Melihat kejadian tersebut, suporter dari kesebelasan Dusun Selanglet berteriak dan langsung  masuk ke dalam lapangan. Melihat suporter dari kesebelasan Dusun Selanglet masuk ke dalam lapangan, suporter dari Dusun Montor juga masuk ke dalam lapangan. Sehingga kedua suporter pendukung kesebelasan Dusun Montor dan Dusun Selanglet saling dorong yang berujung terjadinya pemukulan antar kedua suporter.

Aparat keamanan yang berada di lokasi kejadian berusaha melerai kedua suporter tersebut, sehingga kedua suporter dan kesebelasan meninggalkan lapangan Desa Penujak. Akan tetapi, terjadi lagi penyerangan di jalan menuju keluar lapangan  terhadap suporter dari Dusun Selanglet oleh suporter dari Dusun Montor. Hal tersebut bisa dilerai dan kedua belah pihak kembali ke dusunya masing-masing.

Namun sekitar pukul 19.47 Wita, terjadi konsentrasi massa di Dusun Selanglet. Di mana warga tidak terima atas kejadian yang dialami suporter Dusun Selanglet. Terlebih ada warga yakni Riadi, 27 tahun warga Dusun Selanget yang mengalami luka, termasuk salah seorang warga dari Dusun Toro yakni Zaid Munandar juga mengalami luka. Sehingga masyarakat Dusun Selanglet berencana melakukan penyerangan ke Dusun Montor.

Baca Juga :  Gubernur Minta Isu Fee Proyek DAK Dinetralisir

Dari pantauan Radar Lombok beberapa perwakilan dari kedua dusun dibawa ke polres untuk midiasi terkait dengan permasalahan tersebut. Di satu sisi, regu Dalmas Polres juga tiba di lokasi konsentrasi massa. Bahkan beberapa warga dari kedua dusun yaitu Slanglet dan Dusun Mentokok bergerak maju menuju Dusun Montor melalui jalur persawahan tetapi masih bisa dihalau oleh aparat keamanan.

Kepala Desa Penujak, Lalu Suharto yang dikonfirmasi menegaskan, apa yang terjadi di desanya sudah diselesaikan secara damai. Kalaupun ada warga yang terluka, pihaknya mengklaim bahwa itu bukan luka sayatan senjata tajam. Meski dari pantauan koran ini tampak salah seorang pria yang menjadi korban mengalami luka di bagian punggung dan terpaksa harus mendapat jahitan.  “Sekarang sudah damai dan kondisi sudah aman. Kalau luka kemungkinan karena adanya lemparan,” singkatnya saat ditemui di Polres Lombok Tengah, tadi malam.

Sementara itu, Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto menegaskan, pihaknya yang mendapatkan informasi terkait kejadian itu langsung bergerak menerjunkan personel. Sehingga saat ini massa bisa diredam dan kondisi sudah kondusif. “Semua sepakat untuk berdamai dan kita juga masih tetap memantau situasi dan kondisi,” tegasnya. (met)

Komentar Anda