Bencana Kekeringan Landa Giri Sasak

KEKERINGAN : Kekeringan melanda Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan. Warga berharap didropkan air bersih oleh Pemkab (Hery/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – Bencana kekeringan kembali melanda sebagian besar wilayah Desa Giri Sasak Kecamatan Kuripan sejak sebulan yang lalu. Warga telah berkirim surat memohon bantuan air bersih untuk disalurkan ke warga yang ada di lima dusun setempat.

Kepala Desa Giri Sasak, Hamdani, kepada Radar Lombok, Jumat (2/9) menerangkan, kekeringan menerjang lima dusun masing-masing Perendekan Utara, Perendekan Selatan, Buntage, Tanak Putik dan Lendang Sedi.  Saat ini warga hanya bisa memanfaatkan sumur bor yang ada di Dusun Lendang Sedi. Tapi sumur bor ini hanya bisa dimanfaatkan oleh warga di dua dusun saja. Sementara warga di tiga dusun lainnya terpaksa mengambil air di sumber yang jaraknya jauh sekali dari pemukiman mereka. “ Semua dusun di desa kami mengalami kekeringan,” ungkapnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 1.800 kepala keluarga (KK) setempat, pihak desa sudah mengirim laporan tertulis ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat dua hari lalu. “ Sampai saat ini belum ada respon,”  ungkapnya.

Sementara itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Barat H. Saefudin Farid membenarkan pihaknya telah menerima surat dari Desa Giri Sasak untuk suplai air bersih. Namun pihaknya belum mendrop air karena desa setempat meminta skala besar yakni 5 tandon.  BPBD telah mengusulkan ke provinsi agar segera mendapatkan bantuan. Sedangkan, dana operasional di daerah hanya Rp 3 juta, sementara air bersih tinggal mengambil di sumur bor di kantor setempat.

Sebenarnya ada juga mengirim laporan permintaan air bersih yakni dari warga Dusun Teloke Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar. “ Ini juga kita teruskan ke provinsi,” jelasnya.  

BPBD belum menerima laporan kekeringan dari desa-desa lain yang memang menjadi langganan kekeringan saban tahun.(flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut