Belum Pengaduan Kekurangan Air Bersih

Chairil Ishak (SAPARUDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Memasuki hari ke 10 kedua bulan puasa, dari 12 kecamatan se Kabupaten Lombok Tengah belum ada yang memasukkan laporan atau permintaan air bersih. “Sampai saat ini kami belum menerima keluahan dari masyarakat, yang dikordinir oleh camat, terkait kebutuhan air bersih selama bulan puasa,” kata Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng, Chairil Ishak, Senin (5/6).

Tidak adanya masukan dari kecamatan, ini sama artinya dengan kebutuhan akan air bersih masih menjamin di tempat mereka masing-masing. “Pendistribusian air bersih itu, tergantung permintaan,” akunya.

Kendati demikian lanjutnya, pihaknya tetap mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sebab setiap hari dan malam untuk ar bersih saja, tetap dipersiapkan minimal 800 ribu liter, untuk mengantisipasi permintaan dadakan dari masyarakat. “Jumlah itu khusus untuk air bersih, kalau persiapan untuk pemadaman mislanya ada kebakaran, lebih dari jumlah air bersih,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bhabinkamtibmas Bantu Warga Berobat

Dikatakan, sesuai dengan hitungan bulan Mei lalu sudah masuk dalam bulan kekeringan, dan itu berakhir sampai bulan September mendatang. Untuk mengantisipasi lanjutnya, ia kembali menegaskan, pasokan air bersih, sudah di siapkan.

Ditanya Kecamatan mana saja yang menjadi langganan kekeringan, Chairil mengaku dari 12 Kecamatan, ada tujuh kecamatan yang masuk katagori kekeringan, seperti Kecamatan Pujut, Praya Timur, Praya Tengah sebagian, Jonggat sebagian, Praya Barat, Praya Barat Daya dan Kecamatan  Janapria. “Data ini merupakan data lama, dan tujuh kecamatan ini memang paling sering dilanda kekeringan,” sebutnya. (cr-ap)