Beli Tiket WSBK, Warga NTB Dapat Diskon 50 Persen

WSBK: Toprak Razgatlioglu menjadi juara musim 2021 Kejuaraan Dunia World Superbike (WSBK) setelah menyelesaikan balapan pertama di leg terakhir musim di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah tahun lalu.(IST)

MATARAM — Warga NTB yang ingin menonton kejuaraan balap motor dunia, World Superbike (WSBK) yang akan berlangsung pada 11 – 13 November 2022 mendatang di Sirkuit Mandalika, diberikan kemudahan.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) melalui anak usahanya Xplorin memberikan diskon harga tiket WSBK sebesar 50 persen. Penegasan itu disampaikan Komandan Lapangan Persiapan WSBK Mandalika 2022, Jamaluddin setelah pihaknya melakukan negosiasi dengan pihak manajemen PT ITDC dalam hal ini PT Xplorin yang khusus menangani penjualan tiket WorldSBK Mandalika 2022. “Alhamdulillah kemarin dari hasil negosiasi kita, khusus warga ber KTP NTB akan diberikan diskon 50 persen di semua kategori kecuali VIP dan VVIP,” kata Jamaluddin.

Sebelumnya, ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) telah merilis harga tiket WSBK Mandalika 2022. Untuk tanggal 12 November 2022, harga tiket dibandrol mulai Rp 74.750 – Rp 373.750 dan untuk tanggal 13 November 2022 dimulai pada harga Rp 149.500 – Rp 747.500,-.
Sementara untuk tiket harian, MGPA juga menyiapkan tiket weekend pass untuk Sabtu dan Minggu pada tiga kategori dengan harga Rp 186.875 – Rp 971.750. Khusus tahun ini, ITDC dan MGPA menyediakan bonus gratis tiket hari pertama pada 11 November 2022 bagi pembeli tiket WSBK untuk semua kategori.
MGPA juga telah nenyiapkan berbagai kategori pilihan tiket dengan variasi harga, sesuai dengan lokasi menonton yang terbagi menjadi lima kategori. Yakni General Admission, Regular Grandstand, Premium Grandstand, Premiere Class, dan Deluxe Class.

Lebih lanjut Jamaluddin menyampaikan, bagi warga NTB yang sudah membeli tiket secara online maupun offline sebelum adanya kebijakan pemberian diskon 50 persen itu, maka nantinya akan dikompensasi dengan kelas yang lebih tinggi. “Umpamanya ada yang sudah membeli tiket dengan harga Rp 1 juta, tapi dengan adanya kebijakan diskon 50 persen, maka harganya menjadi Rp 500 ribu. Namun uangnya tersebut tidak dikembalikan, tapi dikompensasi dengan kita naikkan ke tempat nonton yang harga Rp 1 juta atau kelasnya yang lebih tinggi sesuai dengan uang yang dikeluarkan untuk beli tiket,” terangnya.

Baca Juga :  5 Ribu Pekerja Tak Lolos Verifikasi Subsidi Gaji

Kebijakan diskon 50 persen harga tiket nonton WSBK Mandalika khusus warga NTB itu sambung Jamaluddin, berlaku setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan manajemen PT ITDC, dalam hal ini PT. Xplorin baru-baru ini.
“Mungkin besok (Sabtu, red) sudah mulai diberlakukan diskon 50 persen bagi warga NTB. Tapi nanti coba kami komunikasi kembali dengan pihak Xplorin mengenai kejelasan kapan mulai diberlakukan diskon 50 persen itu bagi warga NTB,” kata Jamaluddin.

Bagi warga NTB yang hendak ingin membeli tiket diskon 50 persen sambung Jamaluddin, syaratnya harus menunjukkan KTP di tempat penjualan tiket secara offline, baik itu di Lombok Epicentrum Mall Kota Mataram, depan pintu utama masuk Sirkuit Mandalika dan di Masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika Lombok Tengah. “Jadi tiket diskon 50 persen itu berlaku khusus bagi warga NTB. Tapi warga di luar NTB tetap harga tiket berlaku normal,” tambahnya.

Dengan adanya pemberian diskon ini, Jamaluddin hendak mengajak masyarakat NTB baik yang berada di Pulau Lombok dan Sumbawa agar dapat ikut meramaikan ajang balap motor bergengsi di dunia tersebut.
“Ayo bagi masyarakat khususnya warga NTB, karena sudah ada diskon 50 persen bisa membeli tiket nonton WSBK. Kita sama-sama meriahkan dan sukseskan gelaran WSBK Mandalika,” ajaknya.

Jamaludin yang juga Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan ini menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui berapa jumlah tiket WSBK Mandalika 2022 yang sudah terjual baik secara online maupun offline, karena bukan menjadi kewenangannya. Meski demikian, Jamaluddin, akan coba komunikasikan soal berapa jumlah tiket yang sudah terjual. “Tapi nanti kita coba komunikasikan soal berapa tiket yang sudah terjual. Yang jelas sekarang ini warga NTB yang ingin nonton sudah dapat diskon 50 persen harga tiket WSBK,” jelasnya.

Baca Juga :  Dipecat tanpa Pesangon, Ratusan Karyawan IPDN Mengadu

Seperti diketahui, Pemprov NTB bersama MGPA yang merupakan unit usaha PT ITDC telah memasang target jumlah penonton WSBK Mandalika 2022 sebanyak 45 ribu penonton. Angka itu mengalami penurunan dari target penyelenggaraan WSBK tahun 2021 saat pertama kali digelar di Sirkuit Mandalika yang mencapai 100 ribu. Karenanya, untuk menyukseskan perhelatan event Internasional WSBK Mandalika itu, Pemerintah Provinsi NTB bersama Kemenparekraf RI, MGPA dan stakeholders terkait terus melakukan langkah-langkah kolaborasi. Beberapa di antaranya adalah terkait dengan upaya promosi. Salah satu upaya yang sedang diikhtiarkan antara lain persiapan kegiatan sales mission di 5 kota di Pulau Jawa dan Bali. “Kita telah bertemu dengan jajaran Kementerian Parekraf, guna mempersiapkan kegiatan sales mission di 5 kota di Pulau Jawa dan Bali. Harapannya, gelaran WSBK Mandalika nanti bisa ramai penonton,” ungkapnya.

Selain itu, promosi juga akan digencarkan melalui semua elemen, termasuk platform digital dan media milik pemerintah, serta dukungan dari berbagai media massa. Pemprov NTB juga mendorong pergerakan komunitas-komunitas, pelaku industri untuk bergerak bersama melakukan sosialisasi WSBK kepada anak-anak muda generasi Z dan millenial NTB.
“Seperti contohnya, pada Sabtu 1 Oktober (hari ini) diselenggarakan kegiatan Road To WSBK 2022 : Peran Kamu Apa? yang dibalut dengan dialog santai di tempat berkumpulnya anak-anak muda,” jelasnya.

Terkait dengan akomodasi, Pemprov NTB juga telah melakukan konsolidasi dengan para pelaku usaha perhotelan dan transportasi, agar tetap menjaga keterjangkauan harga. “Kita sedang berusaha bersama-sama mencegah harga kamar hotel dan transportasi di luar batas kewajaran pada event ini. Insya Allah semua pihak bersama-sama saling mendukung untuk kemajuan pariwisata NTB,” pungkasnya. (sal)

Komentar Anda