Belasan Rumah Nelayan Rusak Dihantam Ombak

Belasan Rumah Nelayan Rusak Dihantam Ombak
RUSAK: Rumah di pinggir pantai Lingkungan Kampung Bugis Kecamatan Ampenan ini rusak akibat hantaman ombak beberapa hari belakangan ini. (Zulfahmi/Radar Lombok)

MATARAM – Belasan rumah yang ada di Lingkungan Mapak Indah Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela rusak dihantam ombak pada Senin malam (29/1) sekitar pukul 22.00 Wita. Selain itu di Kampung Bugis Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan juga ada beberapa rumah yang rusak.

Ketinggian gelombang mencapai 2 meter lebih menghantam rumah warga yang ada di pesisir.

Faisal, salah satu warga Lingkungan Kampung Bugis menuturkan, warga sudah memperkirakan akan terjadi gelombang tinggi menyusul cuaca buruk yang terjadi. “ Kejadiannya sekitar jam 10 malam,” katanya.

BACA JUGA : Cuaca Ekstrim di NTB, Waspadai Pohon Tumbang

Akibat terjangan ombak, sebanyak tujuh rumah warga yang berderatan mengalami rusak. Tidak hanya rumah, pohon juga tumbang akibat ganasnya ombak.

Kondisi cuaca seperti ini bagi masyarakat pesisir sudah biasa dihadapi. Meski sudah terbiasa dan memakan korban tetapi sampai saat ini belum ada perhatian pemerintah. Diperkirakan kondisi ini akan masih terjadi sampai 2 bulan kedepan.” Biasa cuaca seperti ini berlangsungnya 4 bulan,” tegasnya.

Ia berharap ada perhatian Pemerintah Kota Mataram dalam bentuk antisipasi gelombang yang lebih tinggi. Gelombang setinggi 2 meter dianggap sudah biasa dan belum ada apa-apanya. Malah yang lebih parah kalau datang gelombang yang lebih tinggi bisa terjadi banjir rob dan merendam rumah warga.” Kalau yang lebih tinggi bisa merendam rumah warga,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Mataram I Made Gede Yasa menjelaskan informasi terjadinya banjir rob di dua wilayah tersebut diterima sekitar pukul 10 malam, setelah menerima informasi BPBD bersama dengan pihak Tagana Camat masing-masing turun ke lapangan untuk memantau situasi lapangan. Hasil pantauan di lapangan untuk sementara ada 5 rumah rusak di Mapak Indah dan 7 rumah rusak di Kampung Bugis.” Kita sudah melakukan pendataan untuk memberikan kebutuhan bantuan kepada mereka,” ungkapnya.

Ia menyebut kerasnya ombak yang terjadi pada malam selama kemarin tidak hanya terjadi di dua daerah, namun untuk di beberapa lokasi seperti di Pantai Penghulu Agung juga sama. Beberapa rumah yan jaraknya terlalu dekat dengan bibir pantai dihantam ombak. “Kembali kami imbau agar masyarakat tetap waspada,”ungkapnya.

Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan, bencana alam yang terjadi beberapa hari terakhir juga terjadi di pesisir. Sementara  petugas sangat terbatas. “ Kita coba melakukan pemetaan yang baik di masing-masing kejadian sekarang ini. Ada laporan yang masuk di Mapak Indah kerusakannya parah. Sudah kita perintahkan BPBD bertindak,” ungkapnya kemarin.

Abrasi kembali mengancam pesisir Pantai Ampenan. Beberapa rumah tergerus gelombang pasang dari ujung utara Bintaro sampai Mapak. Terparah di Penghulu Agung. Jetty setempat bahkan tergerus  gelombang.

BACA JUGA : Seorang Bocah Tewas Tertimpa Pohon Akibat Angin Kencang

Tahun ini abrasi cukup parah. Warga Penghulu Agung telah beberapa kali menyampaikan keluhan ke pemerintah namun tidak ada respon cepat. Bahkan jetty permanen yang sudah lama terbangun sudah  roboh dihantam gelombang.

Dikatakan Mohan, untuk penanganan sementara beberapa langkah sudah diambil. Seperti membangikan karung ke warga dengan mengisi pasir untuk menahan gelombang. ‘’Hampir merata semua di garis Pantai Ampenan. Paling parah di Mapak Indah,” tegasnya.

Dinas terkait diminta tetap siaga. Petugas telah ditempatkan di beberapa titik untuk terus memantau kondisi.” Kita tetap tanggap. Pemantuan juga terus dilakukan. Petugas telah diterjunkan,” ungkapnya.(ami/dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut