Belasan Ribu Warga Mataram belum Rekam Data E-KTP

Dukcapil Diperintahkan Jemput Bola

Belasan Ribu Warga Mataram belum Rekam Data E-KTP
MULAI RAMAI : Warga mulai ramai antre perekaman E-KTP di kantor dinas terkait seperti kemarin. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM-Ada sekitar 12 ribu warga Kota Mataram yang belum melakukan perekaman data E-KTP. Hal ini menjadi atensi Sekda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito. Dari data yang didapat, ada 12 ribu warga yang belum merekam data.

Untuk menyukseskan Pilkada NTB pada tahun 2018 mendatang, petugas Dukcapil diminta lebih mobile lagi. “ Sudah ada alat. Harus door to door ke kelurahan. Lurah juga diminta bergerak, memberikan informasi ke warga yang belum melakukan perekaman,” katanya kemarin.

Hal ini untuk menyelamatkan warga yang terancam kehilangan hak pilih pada Pilkada 2018 mendatang.  Selama ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) sejak 2016 lalu sebenarnya telah melakukan proses perekaman secara mobile ke kelurahan bahkan sekolah-sekolah. Sistem jemput bola ini sebagai langkah antisipasi agar pemilih pemula atau anak yang berusia 17 tahun tercover. “ Jangan berhenti lagi, kita minta ditingkatkan,” ucapnya.

Sejak awal arahan dari Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kementerian Dalam Negeri, kini data waiting list (daftar tunggu) telah masuk database. Hanya saja, kekurangan sarana prasarana di Dukcapil jadi kendala perekaman.

Data yang diterima hampir 98 persen penduduk Mataram telah merekam. Hanya saja, 7.000 jiwa harus menunggu pencetakan. Untuk blangko KTP masih menunggu dari pusat. 

Dirjen Adminduk Kemendagri pekan lalu memberikan 4 ribu blangko dan kembali dijanjikan 2 ribu blanko Oktober ini. Artinya sekitar seribu penduduk menunggu pencetakan.

1
2
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid