Belasan Pelajar dan Mahasiswa Terjaring KRYD

MATARAM – Sejumlah pengendara sepeda motor usia pelajar SMP dan SMA serta mahasiswa terpaksa diberikan peringatan tilang oleh Satlantas Polresta Mataram saat melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di depan Mako Polresta Mataram, Jalan Langko Mataram, Rabu (19/6).

Total 19 pengendara yang ditilang, yakni 6 pelajar 8 mahasiswa, dan 5 umum. Peringatan berupa tilang tersebut diberikan karena melanggar tata tertib lalu lintas. Bukan saja karena mengendarai sepeda motor tanpa SIM, tetapi juga masih di bawah umur khususnya pelajar SMP. Di samping melanggar tata tertib lainnya karena mengendarai sepeda motor tanpa helm standar.

“Sudah sering dan bahkan berkali-kali kami berikan peringatan, imbauan serta sosialisasi agar masyarakat yang mengendarai kendaraan bermotor menaati tata tertib lalu lintas seperti menggunakan helm depan dan belakang (SNI), tidak berbonceng tiga, tidak melawan arus serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi, terlebih jika melintas di sepanjang Jalan Langko Kota Mataram,” jelas Kasat Lantas Polresta Mataram AKP Yozana Fajri Sidik.

Baca Juga :  Pembobol Kos-kosan di Dasan Agung Ditangkap

Hal ini menurutnya harus dilakukan, bukan saja untuk ketertiban dan menghindari tilang tetapi mencegah fatalitas bila terjadi kecelakaan lalu lintas mengingat Jalan Langko Mataram merupakan jalur utama yang berada di tengah Kota Mataram. Sangat padat dengan arus lalu lintas, sehingga tata tertib lalu lintas sangat diperlukan demi keselamatan bersama.

Baca Juga :  Pengedar Asal Babakan Ditangkap Saat Tunggu Pembeli

Penindakan berupa tilang yang diberikan kepada sejumlah pelanggar tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bagi diri pengendara maupun yang lainnya agar setiap mengendarai kendaraan selalu memperhatikan tata tertib dan syarat-syarat berkendara.
Demikian pula kepada orang tua agar melarang anggota keluarganya menggunakan sepeda motor bila belum memiliki syarat berkendara.

“Kami harap kiranya kesadaran dan pengawasan para orang tua untuk melarang putra putrinya yang belum cukup umur menggunakan sepeda motor di jalan raya terlebih tidak menggunakan alat keselamatan berkendara, ini demi keamanan dan keselamatan bersama,” tutupnya. (sid)

Komentar Anda