Belarusia Tertarik Kopi dan Coklat NTB

KUNJUNGAN : Duta Besar Belarusia untuk Indonesia Valery Kolesnik pose bersama pengurus Kadin NTB dan pejabat lingkup Pemprov NTB yang hadir dalam pertemuan penjajakin bisnis. (DEVI HANDAYANI / RADAR LOMBOK)

MATARAM – Belarus atau Belarusia, Negara Eropa Timur menawarkan kerja sama ekonomi dengan pemerintah daerah melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi NTB. Duta Besar (Dubes) Belarusia untuk Indonesia Valery Kolesnik mengatakan, ada beberapa sektor yang sangat berpotensi di NTB untuk dikerjasamakan, seperti sektor agrikultur, pariwisata dan pendidikan. Apalagi banyak komoditi NTB yang bisa dikirim ke Belarus, seperti coklat dan kopi. Karena banyaknya perusahaan-perusahaan di Belarus membutuhkan bahan baku dari NTB.

“Nanti mungkin ada kerja sama Kadin NTB dengan Kadin di Belarusia. Lebih serius terkait bahan baku, terutama coklat dari Lombok yang dikirim perusahaan-perusahaan coklat di Belarus,” ujar Valery Kolesnik, Kamis (18/11).

Pertemuan dengan anggota Kadin NTB untuk menjajaki kerja sama di berbagai sektor yang bisa memberikan manfaat ekonomi untuk kedua pihak. Untuk itu, ia berkunjung ke NTB dan bertemu dengan kalangan pengusaha, karena NTB dinilai memiliki potensi penting untuk ekonomi Indonesia.

BACA JUGA :  Jamkrida NTB Sebaiknya Dikonversi Jadi Syariah

“Iya, kita ada keseriusan untuk melakukan MoU dengan pengusaha di Lombok,” ucapnya.

Ketua Kadin Provinsi NTB Faurani mengatakan tidak hanya Duta Besar Belarus saja yang dilirik, tetapi beberapa duta besar lainnya juga tengah dalam tahap pendekatan. Dengan memberikan penjelasan potensi diNTB apa saja, nantinya mulai awal tahun 2022 akan dikerjasamakan dengan beberapa negara langsung secara bisnis to bisnis (B to B) untuk ekspor dan banyak komoditi yang ditawarkan.

“Bukan lagi program-program, kita langsung kerja rill untuk meningkatkan pemasaran komoditi kita langsung keluar dan ini akan mempunyai nilai lebih,” ungkapnya.

Selain negara Belarusia, ada beberapa negara juga sudah dibidik, yakni ke Korea Selatan, kemudian negara terdekat di Malaysia. Tak hanya itu saja, negara yang sedikit jauh, yakni Turki, Jerman dan lainnya yang tengah diupayakan. Kadin NTB juga mengupayakan ada kerja sama bisa terjalin dengan Negara Belarus, sehingga ada MoU yang jelas antara keduanya.

BACA JUGA :  Kemenparekraf Wacanakan Work From Lombok

“Sekarang ini ketika bisa memulai mengenal komoditi di luar negeri, tentu harganya lebih bagus dibandingkan dengan di dalam negeri. Siapkah kita dari SDM, produk, kualitasnya dan ini menjadi PR baru,” ucapnya.

Pertemuan Dubes Belarusia bersama Kadin NTB juga dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB H Mohammad Rum, Kepala Dinas Perdagangan NTB Fathurrahman, dan Ketua Kadin NTB H Faurani, beserta para pengusaha anggota dan pengurus Kadin NTB. (dev)